Qarrar Firhand menutup perjalanan karting internasionalnya dengan cara yang sangat kuat. Pembalap muda Indonesia itu memastikan gelar juara WSK Euro Series 2026 kelas OK di Cremona Circuit, Italia, sebelum bersiap naik ke Formula 4.
Kepastian gelar tersebut hadir setelah Qarrar menjalani akhir pekan yang hampir sempurna. Ia meraih pole position, memenangi seluruh heat race, lalu tampil sebagai juara prefinal sebelum mengamankan titel meski finis kedua pada balapan final.
Dominasi dari sesi kualifikasi
Sejak sesi awal, performa Qarrar sudah menunjukkan arah yang positif. Pembalap berusia 15 tahun itu mencatat waktu 47,900 detik di kualifikasi dan berhak start dari posisi terdepan.
Modal itu menjadi pijakan penting di tengah persaingan yang ketat. Dengan konsistensi di setiap sesi, ia menjaga peluang juara umum tetap terbuka hingga akhirnya memastikan gelar lebih cepat dari balapan puncak.
| Tahap | Hasil Qarrar Firhand | Catatan |
|---|---|---|
| Kualifikasi | Pole position | 47,900 detik |
| Heat race | Menang semua heat | Performa konsisten sepanjang akhir pekan |
| Prefinal | Juara | Mengamankan posisi untuk gelar |
| Final | Posisi kedua | Selisih 0,366 detik dari Henri Domain |
Final ketat, gelar tetap aman
Pada balapan final, Qarrar sempat memimpin sejak start. Namun, pembalap Inggris Henri Domain berhasil mengambil alih posisi pertama lewat manuver di tikungan chicane pada lap kedua.
Qarrar terus menempel hingga lap terakhir dan mencoba merebut kembali pimpinan lomba. Meski akhirnya finis kedua, ia tetap mencatat fastest lap dengan waktu 47,600 detik, dan hasil itu cukup untuk mengunci gelar WSK Euro Series 2026.
Menurut www.viva.co.id, rangkaian hasil di Cremona menunjukkan paket penampilan yang sangat lengkap. Selain pole position, kemenangan di heat race, dan kemenangan prefinal, Qarrar juga menutup final dengan lap tercepat.
Langkah berikutnya menuju Formula 4
Gelar ini menjadi penutup penting sebelum Qarrar memasuki fase baru dalam karier balap mobil formula. Ia dijadwalkan menjalani debut di British Formula 4 Championship pada akhir Juli mendatang.
Qarrar menyebut pencapaian ini sebagai akhir yang membanggakan untuk perjalanan kartingnya. Dalam keterangan tertulisnya, ia mengatakan, “Saya sangat bangga bisa menutup perjalanan saya di karting dengan gelar WSK Euro Series. Final race berlangsung sangat ketat dan saya menikmati pertarungan yang luar biasa sepanjang balapan.”
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada tim Ward Racing, keluarga, sponsor, dan masyarakat Indonesia yang terus mendukungnya. Qarrar menegaskan gelar tersebut dipersembahkan untuk Indonesia dan menjadi bekal penting untuk menghadapi tantangan berikutnya di Formula 4.
Manajemen Qarrar menilai WSK Euro Series sebagai salah satu kompetisi karting paling bergengsi di dunia. Karena itu, gelar yang diraih pembalap asal Indonesia tersebut disebut menjadi fondasi kuat sebelum memulai langkah berikutnya di British Formula 4 Championship.
Dengan pencapaian ini, Qarrar tidak hanya menambah prestasi pribadi, tetapi juga membawa penanda baru bagi pembalap Indonesia di level internasional. Dari karting menuju Formula 4, ia melangkah dengan modal konsistensi dan ketenangan di tengah tekanan balapan yang sangat ketat.
