Qatar Menyelamatkan Poin di Injury Time, Grup B Piala Dunia 2026 Makin Rapat

Author: Redaksi Android62

Qatar memaksa Swiss berbagi angka setelah Boualem Khoukhi mencetak gol penyama kedudukan pada masa injury time di Levi’s Stadium, Santa Clara, Amerika Serikat. Hasil 1-1 itu membuat persaingan Grup B Piala Dunia 2026 semakin rapat karena semua tim kini sama-sama mengoleksi satu poin.

Kondisi tersebut langsung mengubah peta persaingan di grup ini. Kanada dan Bosnia-Herzegovina sebelumnya juga bermain imbang 1-1, sehingga tidak ada tim yang mampu mengambil jarak sejak awal fase grup, seperti dilansir laman resmi FIFA.

Gol telat yang membatalkan dominasi Swiss

Swiss sebenarnya sudah berada di ambang kemenangan setelah tampil lebih dominan pada babak kedua. Namun, pertahanan Qatar tetap disiplin dan mampu menahan tekanan hingga momen terakhir pertandingan.

Ketika kemenangan Swiss hampir pasti, Khoukhi menyambut umpan silang dengan sundulan dan mengubah skor menjadi 1-1. Gol itu terasa sangat berharga bagi Qatar karena datang di saat laga hampir berakhir.

Swiss sempat unggul lebih dulu

Keunggulan Swiss lahir dari titik putih pada menit ke-17 setelah Remo Freuler dijatuhkan Mahmud Abunada di kotak terlarang. Breel Embolo yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan baik dan membawa Nati memimpin 1-0.

Sebelum gol itu, Swiss sebenarnya sudah mendapat dua peluang lewat Dan Ndoye pada menit kelima dan ke-10. Kedua kesempatan tersebut belum berbuah gol karena penyelesaian akhirnya tidak menemui sasaran.

Qatar tidak menyerah sejak awal laga

Qatar memberi perlawanan sejak menit awal dan hampir membuka skor saat laga baru berjalan dua menit. Kesalahan Manuel Akanji dimanfaatkan Edmilson Junior untuk melepaskan tembakan, tetapi Gregor Kobel masih sigap melakukan penyelamatan.

Setelah tertinggal, Qatar tetap mencoba menekan dan menjaga intensitas serangan. Edmilson Junior kembali mendapat peluang bagus menjelang babak pertama berakhir, namun Kobel lagi-lagi mengamankan gawang Swiss.

Swiss punya peluang, tetapi gagal mengunci laga

Pada babak kedua, Swiss terus menekan dan mencoba menuntaskan pertandingan lebih cepat. Granit Xhaka dan rekan-rekannya memang menguasai jalannya permainan, tetapi sulit menembus lini belakang Qatar yang bermain rapat.

Swiss juga membuang peluang penting lewat Ruben Vargas pada menit ke-75. Dari sudut sempit, ia memilih menembak langsung padahal ada opsi untuk mengoper kepada rekan setimnya.

Susunan pemain kedua tim

Qatar menurunkan formasi 4-3-3 dengan Abunada di bawah mistar, lalu Al-Oui, Pedro Miguel, Khoukhi, Ahmed, dan Laye di lini belakang. Lini tengah diisi Gaber, Madibo, dan Abdurisag, sedangkan sektor depan ditempati Edmilson dan Afif.

Swiss bermain dengan formasi 3-4-3 melalui Kobel sebagai kiper, lalu Akanji, Elvedi, dan Ricardo Rodríguez di belakang. Aebischer, Zakaria, Freuler, dan Xhaka mengisi lini tengah, sedangkan Ndoye, Vargas, dan Embolo menjadi tumpuan serangan.

Source: bola.bisnis.com
Redaksi Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow Us
Berita Terbaru