Mundur, Realme India Masuk Babak Baru Saat Kendali Oppo Makin Menguat

Author: Redaksi Android62

Realme India kini memasuki fase baru setelah Michael Guo mundur dari posisinya sebagai kepala yang mengawasi bisnis perusahaan di negara itu. Pergantian ini terjadi ketika Oppo tengah mendorong restrukturisasi yang lebih besar atas Realme dan OnePlus di bawah satu struktur kendali.

Realme menyatakan kepada Beebom bahwa Guo mundur karena alasan kesehatan. Perusahaan juga menegaskan menghormati keputusan tersebut dan mengapresiasi kontribusinya terhadap bisnis Realme, termasuk di pasar India.

Perubahan kepemimpinan di tengah penataan ulang

Langkah ini menjadi sorotan karena tidak berdiri sendiri. Di saat Oppo berupaya menyatukan kendali atas tiga merek besar, keluarnya Guo memperkuat tanda bahwa perubahan organisasi itu sudah mulai terasa di level eksekutif.

Sebagai pengganti, Chase Xu yang menjabat sebagai Vice President Realme akan ikut mengawasi pasar India. Realme menegaskan bahwa komitmen terhadap India tetap kuat dan perusahaan akan terus fokus pada pertumbuhan jangka panjang serta kesinambungan bisnis.

India menjadi pasar penting bagi merek ponsel asal Tiongkok, sehingga pergeseran kepemimpinan di sana langsung memunculkan perhatian lebih besar. Dalam situasi seperti ini, arah operasional Realme menjadi bagian penting dari perubahan yang lebih luas di dalam grup.

Oppo dorong struktur yang lebih terpusat

Sejumlah laporan menyebut Oppo sedang menata ulang operasinya agar Oppo, Realme, dan OnePlus dikelola di bawah satu struktur. Pendekatan ini berbeda dari model sebelumnya, ketika ketiganya berjalan lebih terpisah.

Meski identitas merek di hadapan konsumen tetap dipertahankan, sumber daya utama disebut akan digabung. Area yang terdampak mencakup riset dan pengembangan, distribusi, rantai pasok, hingga layanan purnajual.

Tujuannya adalah menekan biaya dan membuat operasi lebih efisien. Dengan skema seperti itu, tiga merek bisa berbagi infrastruktur tanpa harus melebur identitas pasar masing-masing.

Jejak perombakan mulai terlihat di OnePlus dan Realme

Mundurnya Guo juga mengikuti pengunduran diri Robin Liu, CEO OnePlus India, pada Maret 2026. Rangkaian ini menambah pola keluarnya eksekutif tingkat atas di Realme dan OnePlus ketika restrukturisasi Oppo berjalan.

Guo sendiri bukan figur baru di Realme. Ia telah bersama perusahaan hampir delapan tahun, bergabung dengan tim pendiri pada 2018, lalu mengambil peran sebagai CEO India pada Maret 2023.

Rekam jejak itu membuat kepergiannya terasa signifikan bagi organisasi. Ia hadir sejak fase awal pembentukan merek hingga mengawasi salah satu pasar terpenting Realme.

India bergerak lebih lambat daripada China

Restrukturisasi yang didorong Oppo disebut sudah selesai di China. Namun perkembangan di India berjalan lebih lambat karena masih ada persoalan hukum yang melibatkan Oppo.

Kondisi itu membuat transisi di India terlihat lebih bertahap dibanding pasar domestik perusahaan. Meski arah restrukturisasi sudah jelas, implementasinya belum bergerak secepat di China.

Laporan sebelumnya juga sempat memunculkan spekulasi soal masa depan merek-merek di bawah grup tersebut. Pada Maret, sempat beredar laporan bahwa OnePlus dan Realme sedang menuju penggabungan.

Sebelumnya lagi, pada Januari, muncul laporan yang menyebut OnePlus sedang dibongkar. Namun belakangan CEO OnePlus India saat itu menegaskan bahwa merek tersebut akan tetap berlanjut.

Dari rangkaian itu, gambaran besarnya mulai terbentuk. Identitas merek di tingkat konsumen tampaknya masih dipertahankan, tetapi struktur internal dan kendali operasional bergerak ke arah yang lebih terpusat di bawah Oppo.

Untuk Realme India, perubahan paling langsung adalah peralihan pengawasan dari Michael Guo ke Chase Xu. Bagi pasar yang lebih luas, langkah ini menambah bukti bahwa restrukturisasi Oppo tidak lagi sebatas rumor organisasi, melainkan sudah memengaruhi susunan pimpinan di lapangan.

Laporan juga menyebut transisi di India bisa bergerak lebih cepat setelah musim festival Diwali tahun ini. Jika itu terjadi, perubahan yang sekarang terlihat di level eksekutif dapat menjadi awal dari penataan yang lebih besar pada cara Oppo, Realme, dan OnePlus beroperasi di India.

Source: gadgets.beebom.com
Berita Terbaru