Reksa Dana Syariah Henan Raih Pengakuan Global Lagi, Di Saat Pasar Domestik Masih Rapuh

Author: Redaksi Android62
Add on Google

Henan Ekuitas Syariah Berkah Kelas A berhasil membawa nama Indonesia ke panggung penghargaan global setelah dinobatkan sebagai Best Equity Sharia Indonesia Fund over 5 Years pada LSEG Lipper Fund Awards 2026. Pencapaian ini menegaskan bahwa reksa dana syariah asal Indonesia masih mampu menunjukkan kinerja yang konsisten di tengah pasar yang belum stabil.

Penghargaan tersebut juga datang pada momen yang cukup penting bagi PT Henan Putihrai Asset Management. Perusahaan itu akan genap berusia 20 tahun pada 2 Juni 2026, sehingga pengakuan internasional ini terasa semakin bermakna bagi perjalanan panjang pengelolaan investasi berbasis syariah yang mereka bangun.

Di saat yang sama, industri pasar modal domestik masih menghadapi tekanan. IHSG terkoreksi 19,55 persen secara year-to-date per April 2026, namun industri reksa dana nasional tetap bertahan dengan NAB mencapai Rp711,89 triliun dan tumbuh 5,41 persen secara year-to-date.

Kondisi itu menunjukkan bahwa volatilitas pasar belum sepenuhnya menghentikan minat investor. Sepanjang tahun berjalan, arus dana masuk atau net subscription pada industri reksa dana nasional mencapai Rp37,24 triliun dan ikut menopang pertumbuhan NAB.

Bagi Henan Asset, penghargaan ini bukan kali pertama datang dari ajang yang sama. Produk reksa dana syariah perusahaan tersebut kembali menempati posisi terbaik di kategori terkait dan memperpanjang pengakuan internasional yang sudah diraih selama tiga tahun berturut-turut.

LSEG Lipper Fund Awards sendiri dikenal luas sebagai salah satu ajang bergengsi di industri pengelolaan investasi global. Penilaiannya dilakukan oleh London Stock Exchange Group dengan pendekatan berbasis data dan kinerja historis yang independen.

Ajang ini menilai produk investasi di 19 negara setiap tahun. Pada universe Global Islamics, penilaian mencakup pasar-pasar dengan perkembangan investasi syariah yang signifikan, termasuk Indonesia, Malaysia, Uni Emirat Arab, dan sejumlah negara lain.

Di tengah kondisi pasar yang belum tenang, Henan Asset menilai disiplin pengelolaan menjadi kunci. Perusahaan melihat investor membutuhkan strategi yang terukur, bukan respons tergesa-gesa terhadap gejolak jangka pendek di pasar.

Direktur Henan Asset, Markam Halim, menyebut penghargaan dari LSEG Lipper sebagai pengingat bahwa investasi adalah perjalanan jangka panjang. Ia juga menekankan pentingnya integritas proses investasi, disiplin pengelolaan portofolio, dan kemampuan beradaptasi untuk menjaga kepercayaan investor.

“Bagi kami, penghargaan ini bukan sekadar bentuk apresiasi atas kinerja, tetapi juga pengingat bahwa investasi adalah perjalanan jangka panjang,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa pasar akan selalu bergerak dalam siklus dan fokus perusahaan adalah menjaga kualitas pengelolaan secara konsisten.

Henan Asset juga menempatkan capaian ini dalam tema perusahaan tahun ini, Two Decades of Resilience and Growth. Tema itu menggambarkan pengalaman perusahaan melewati berbagai fase pasar sambil tetap menjaga pertumbuhan bisnis selama dua dekade.

Direktur Henan Asset, Edwardus Ronald Yudianto, mengatakan perjalanan perusahaan tidak lepas dari kepercayaan investor yang terus berkembang. Menurut dia, kepercayaan tersebut menjadi fondasi penting untuk menjaga layanan investasi tetap relevan di tengah pasar yang dinamis.

Hingga 31 Mei 2026, Henan Asset mengelola assets under management lebih dari Rp13 triliun. Perusahaan ini juga melayani lebih dari 110 ribu investor dari berbagai segmen.

Untuk menjaga fokus pengelolaan, Henan Asset hanya mengelola 15 produk investasi. Portofolionya mencakup reksa dana pasar uang, pendapatan tetap, campuran, saham, berbasis syariah, hingga produk reksa dana berdenominasi dolar Amerika Serikat yang direncanakan meluncur pada 2026.

Pendekatan yang terfokus itu disebut sebagai cara perusahaan menjaga kedisiplinan dalam pengelolaan portofolio dan mempertahankan kualitas kinerja jangka panjang. Dalam pasar yang masih penuh tantangan, strategi semacam ini membuat reksa dana syariah tetap kompetitif dan tetap menarik bagi investor yang mencari pertumbuhan konsisten dalam jangka panjang.

Source: mediaindonesia.com
Disclaimer
Artikel ini disusun dengan bantuan sistem otomasi dan ditinjau oleh redaksi agar tetap sesuai dengan fakta dari sumber rujukan.
Berita Terbaru