Giovanni Simeone kini berada di tengah dua kabar yang saling berkaitan. Di satu sisi, ia baru saja kembali mencuri perhatian lewat gol ke gawang Inter Milan saat Torino bermain di Stadion Olimpico Turin, dan di sisi lain River Plate disebut makin serius berusaha memulangkannya ke Argentina.
Situasi itu membuat nama Simeone kembali ramai dibicarakan, bukan hanya karena kontribusinya untuk Torino, tetapi juga karena masa depannya yang mulai dikaitkan dengan kepulangan ke klub lamanya. Laporan vermouth-deportivo.com.ar menyebut gol yang ia buat lahir dari penyelesaian halus saat berhadapan langsung dengan Yann Sommer, dan aksi itu ikut membantu Torino bangkit dari ketertinggalan 0-2 hingga laga berakhir imbang 2-2.
Performa yang sedang naik
Gol ke gawang Inter mempertegas bahwa Simeone sedang berada dalam periode yang tajam di depan gawang. Ia kini sudah mencetak lima gol dalam delapan pertandingan terakhir bersama Torino, sebuah catatan yang menunjukkan konsistensi dalam menjalankan peran di lini serang.
Jumlah tersebut juga menjadi pencapaian terbaiknya sejak musim 2021/2022, saat ia membukukan 17 gol bersama Hellas Verona. Dari situ terlihat bahwa Simeone masih punya daya saing di Serie A dan tetap bisa memberi ancaman nyata setiap kali mendapat ruang di kotak penalti lawan.
Rangkaian performa ini membuat posisinya semakin menarik untuk diamati. Bukan cuma karena ia sedang produktif, tetapi juga karena situasi tersebut muncul saat rumor soal kepulangannya ke River Plate mulai berkembang lebih jauh.
River Plate disebut sudah bergerak
Menurut laporan elintransigente.com, River Plate tidak lagi berada pada tahap minat awal. Manajemen klub asal Buenos Aires itu disebut sudah mencapai kesepakatan personal dengan Simeone, sehingga peluang transfer kini tampak lebih konkret.
Pemain yang pernah menimba ilmu di akademi River Plate itu juga dikabarkan sudah memberi lampu hijau untuk kembali ke Argentina. Artinya, pembicaraan yang berjalan tidak lagi sebatas rumor, melainkan sudah masuk fase yang lebih serius antara pihak klub dan pemain.
Kedekatan Simeone dengan River Plate sebenarnya bukan hal baru. Ia pernah mengungkapkan ikatan emosionalnya dengan kalimat, “Es un club que siento como mi casa y algún día me gustaría volver”, yang menunjukkan bahwa klub tersebut masih memiliki arti besar dalam perjalanan kariernya.
Torino masih memegang kendali
Meski kesepakatan personal disebut sudah ada, proses kepindahan Simeone belum otomatis selesai. Torino tetap menjadi pihak yang menentukan karena mereka masih memegang status sang penyerang dan tidak akan melepasnya tanpa tawaran yang sesuai dengan nilai yang mereka tetapkan.
Klub Italia itu dikabarkan mematok harga sekitar 6 juta euro. Angka ini menjadi bagian penting dalam negosiasi karena River Plate perlu menyesuaikannya dengan rencana belanja mereka di bursa transfer.
Bagi River Plate, biaya tersebut dianggap sepadan jika Simeone benar-benar ditarik pulang untuk menambah kekuatan lini depan. Opsi itu bisa menjadi penting bila klub ingin memperkuat serangan untuk kompetisi semester kedua tahun 2026.
Jejak lama yang mempertemukan kembali
Nama Simeone memang sudah terhubung dengan River Plate sejak awal kariernya. Ia pernah tampil dalam 33 pertandingan dan mencetak 4 gol untuk klub tersebut sebelum kemudian melanjutkan perjalanan panjang di Eropa.
Selama sepuluh musim terakhir di benua Eropa, Simeone membangun reputasi sebagai penyerang yang produktif. Putra Diego Simeone itu sejauh ini telah mencatat 110 gol dan 31 assist dari 426 penampilan dalam karier profesionalnya di sana.
Pada usia 30 tahun, Simeone berada di fase yang menentukan. Performanya bersama Torino masih menunjukkan ketajaman, sementara River Plate terus menunggu peluang agar negosiasi dengan Torino bisa menemukan titik temu yang membuka jalan kepulangannya.
