Dokter praktik mandiri dan bidan kini memiliki pilihan Rekam Medis Elektronik dengan biaya rata-rata Rp 37.500 per bulan. Tarif tersebut tersedia melalui paket tahunan eHealth Lite yang sudah mendukung integrasi SATUSEHAT.
Biaya ini menjadi lebih rendah dibanding paket bulanan yang dipatok Rp 70.000. Sistem tersebut ditujukan bagi tenaga kesehatan yang ingin memulai digitalisasi tanpa menyiapkan investasi teknologi besar.
| Paket | Harga | Rata-rata Biaya per Bulan |
|---|---|---|
| Bulanan | Rp 70.000 | Rp 70.000 |
| Tahunan | Rp 450.000 | Rp 37.500 |
Paket tahunan dibanderol Rp 450.000 untuk satu tahun penggunaan. Dengan perhitungan bulanan, biaya layanannya menjadi Rp 37.500.
Menurut informasi yang dimuat Kompas.com, biaya tersebut mencakup keseluruhan total biaya kepemilikan layanan. Pengguna tidak perlu menyiapkan pengeluaran tambahan untuk pemeliharaan infrastruktur teknologi informasi.
eHealth Lite dijalankan dengan sistem berbasis cloud sehingga praktik tidak perlu menyediakan server sendiri. Model ini dapat mengurangi kebutuhan awal untuk perangkat dan pengelolaan infrastruktur digital.
Fokus pada Kebutuhan Dasar Praktik
eHealth menyederhanakan fitur dalam layanan Lite agar lebih sesuai dengan kebutuhan dasar praktik mandiri. Fitur lanjutan yang umumnya dibutuhkan klinik besar atau rumah sakit tidak dimasukkan ke dalam paket ini.
Penyederhanaan tersebut disebut tidak dilakukan dengan mengurangi kualitas sistem maupun keamanan data. Pendekatan itu juga ditujukan agar tenaga kesehatan yang baru beralih ke sistem digital dapat lebih mudah beradaptasi.
Chief Executive Officer eHealth Ibrohim Kholilul Islam menyatakan banyak tenaga kesehatan sebenarnya ingin memakai sistem digital. Namun, langkah itu kerap tertunda karena implementasi RME dipandang membutuhkan biaya tinggi.
“Kami ingin transformasi digital kesehatan dapat diakses oleh semua tenaga kesehatan, bukan hanya fasilitas kesehatan yang memiliki anggaran besar,” ujar Ibrohim dalam rilis pers yang diterima Kompas.com. eHealth menyebut pengembangan layanan ini didasarkan pada pengalaman sekitar 10 tahun di pasar perangkat lunak sebagai layanan kesehatan Indonesia.
Integrasi dengan SATUSEHAT menjadi salah satu bagian penting dari layanan tersebut. Pengguna tetap memperoleh pendampingan implementasi dan bantuan teknis untuk proses integrasi yang diperlukan.
Pendaftaran Dilakukan Secara Mandiri
Pendaftaran eHealth Lite dilakukan secara mandiri melalui laman resmi eHealth. Calon pengguna dapat memilih paket terlebih dahulu, kemudian mengisi data fasilitas kesehatan dan informasi pendukung.
Data yang dibutuhkan mencakup nama praktik, nama dokter, nomor telepon, serta alamat surat elektronik. Data asisten juga dapat ditambahkan apabila diperlukan dalam operasional praktik.
Pembayaran tersedia melalui Virtual Account, dompet digital, dan QRIS. Setelah pembayaran diverifikasi, akun akan dikirimkan melalui surat elektronik atau WhatsApp.
Pengguna kemudian dapat mulai memakai sistem sekaligus menjalankan proses integrasi SATUSEHAT. eHealth juga menyediakan grup WhatsApp untuk membantu pengguna yang menghadapi kendala penggunaan.
Dapat Mengikuti Perkembangan Praktik
eHealth Lite dirancang sebagai pintu masuk menuju ekosistem layanan eHealth yang lebih luas. Pengguna dapat meningkatkan layanan saat praktik berkembang menjadi klinik, membuka cabang, atau memerlukan pengelolaan yang lebih kompleks.
Peningkatan layanan dapat dilakukan ke eHealth Premium tanpa perpindahan platform maupun migrasi data. Layanan Premium menyediakan dukungan untuk klinik multicabang, farmasi, laboratorium, inventori, penjadwalan layanan, dan modul operasional lain.
“Mulailah dengan sistem yang sesuai kebutuhan saat ini, dan ketika praktik berkembang, sistemnya pun dapat ikut berkembang,” kata Ibrohim. Bertambahnya praktik mandiri yang terhubung diharapkan memperluas ekosistem data kesehatan digital di Indonesia.
