Roma Tertahan Lagi Meski Arena Bikin Imbang, Juventus Gagal Pertahankan Gol Kilat 41 Detik

Author: Redaksi Android62

AS Roma gagal memaksimalkan laga kandang melawan Juventus setelah pertandingan pekan ke-35 Primavera 1 berakhir 1-1 di Centro Sportivo 3 Fontane. Hasil ini membuat Roma masih terjebak dalam tren tanpa kemenangan sejak 3 Maret, sedangkan Juventus belum lepas dari persaingan menuju zona playoff.

Skor imbang itu lahir dari dua momen penting yang datang pada fase berbeda pertandingan. Juventus sempat memimpin lebih dulu lewat gol cepat Francesco Leone, tetapi Roma membalas melalui penalti Antonio Arena dan memaksa laga tetap terbuka sampai akhir.

Gol kilat Juventus mengubah jalannya laga

Juventus langsung memberi kejutan besar ketika laga baru berjalan 41 detik. Francesco Leone menyelesaikan umpan silang Makiobo dari jarak dekat dan membuat Roma tertinggal sejak awal pertandingan.

Gol cepat itu memberi keuntungan psikologis bagi tim tamu. Juventus tampil lebih percaya diri pada fase awal dan memaksa tuan rumah segera keluar menyerang untuk mengejar ketertinggalan.

Roma pun tidak punya banyak waktu untuk membangun ritme permainan. Tekanan awal dari Juventus sempat membuat tim tuan rumah kesulitan mengontrol jalannya laga di hadapan pendukung sendiri.

Roma menyamakan skor dari titik putih

Peluang Roma untuk menyamakan kedudukan datang setelah Lulli dijatuhkan oleh Makiobo di kotak terlarang. Wasit langsung menunjuk titik putih dan memberikan kesempatan bagi Roma untuk merespons.

Antonio Arena maju sebagai eksekutor dan menjalankan tugasnya dengan tenang. Tembakannya ke arah tengah gawang mengecoh Radu dan membuat kedudukan kembali seimbang.

Gol itu menjadi titik balik bagi Roma dalam pertandingan ini. Setelah sempat berada dalam tekanan, Roma mendapatkan kembali kepercayaan diri dan membuat duel berjalan lebih terbuka untuk kedua tim.

Babak kedua berjalan lebih keras

Selepas jeda, Roma mencoba menambah daya dobrak dengan memasukkan Di Nunzio menggantikan Panico. Pergantian itu dilakukan untuk menambah tenaga di lini serang dan mempercepat distribusi bola ke area pertahanan Juventus.

Langkah itu langsung memberi dampak pada awal babak kedua. Di Nunzio sempat mendapat peluang bagus, tetapi Radu tampil sigap dan melakukan penyelamatan penting untuk menjaga skor tetap imbang.

Juventus juga tidak hanya bertahan setelah kehilangan keunggulan. Tim asuhan Simone Padoin tetap mencari celah untuk mengembalikan keunggulan dan memanfaatkan peluang saat Roma mulai lebih agresif.

Peluang akhir tak mengubah hasil

Menjelang laga berakhir, Juventus masih sempat mengancam lewat percobaan Verde. Namun, Zelezny berhasil menepis bola dan menggagalkan peluang tim tamu untuk merebut tiga poin.

Momen itu menegaskan bahwa pertandingan berlangsung seimbang hingga peluit panjang dibunyikan. Kedua tim sama-sama memiliki kesempatan untuk menang, tetapi penyelesaian akhir dan penampilan dua kiper membuat skor tidak berubah lagi.

Bagi Roma, satu poin ini memang menjaga mereka tetap berada dalam jarak enam poin dari pemuncak klasemen Cesena. Namun, hasil tersebut belum memutus rangkaian tanpa kemenangan yang sudah berlangsung sejak 3 Maret.

Juventus pun pulang tanpa hasil maksimal meski sempat unggul sangat cepat. Efektivitas di awal laga belum cukup, karena mereka gagal mempertahankan keunggulan sampai akhir dan masih harus berjuang lebih konsisten agar peluang ke zona playoff tetap terjaga.

Berita Terbaru