Rp19 Miliar Digelontorkan untuk 5 Ruas Jalan Temanggung, Akses Petani dan Warga Dipacu

Author: Redaksi Android62

Pemerintah Kabupaten Temanggung menyiapkan penanganan lima ruas jalan melalui Dana Alokasi Khusus 2026 dengan pagu Rp19 miliar. Paket ini diarahkan untuk memperkuat mobilitas warga sekaligus memperlancar distribusi hasil pertanian di wilayah sentra lereng Gunung Sindoro.

Pekerjaan jalan tersebut menjadi perhatian karena menyangkut akses harian masyarakat di kawasan pertanian dan pendidikan. Bupati Temanggung Agus Setyawan menilai perbaikan ini akan memudahkan pengiriman hasil panen serta membantu warga menjangkau layanan yang mereka butuhkan.

Dimulai dari jalur strategis Parakan-Bansari

Salah satu ruas yang mulai digarap adalah Parakan-Bansari, jalur yang disebut strategis di Temanggung. Agus berharap pengerjaan dilakukan tepat waktu, tepat mutu, dan sesuai target agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat.

Ia juga menyoroti dampak proyek terhadap akses pendidikan di Bansari. Di kawasan itu terdapat SMK yang siswanya datang dari berbagai desa dan kecamatan, sehingga kondisi jalan yang lebih baik dinilai ikut menunjang kelancaran aktivitas mereka.

Lima ruas masuk paket DAK 2026

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Temanggung, Hendi Nur Hidayat, menjelaskan bahwa pembangunan dilakukan serentak pada lima ruas jalan. Kelimanya adalah Parakan-Bansari, Campuranom-Watukumpul, Watukumpul-Medari, Ngadirejo-Bantir, dan Karangtejo-Mergowati.

Ruas Jalan Fokus Penanganan Keterangan
Parakan-Bansari Peningkatan akses Jalur strategis di Temanggung
Campuranom-Watukumpul Peningkatan akses Masuk paket DAK 2026
Watukumpul-Medari Peningkatan akses Masuk paket DAK 2026
Ngadirejo-Bantir Peningkatan akses Masuk paket DAK 2026
Karangtejo-Mergowati Peningkatan akses Masuk paket DAK 2026

Menurut Hendi, seluruh paket pekerjaan sudah berkontrak sejak 18 Juni 2026 dengan total nilai sekitar Rp16 miliar. Dari pagu Rp19 miliar, terdapat efisiensi anggaran sekitar Rp3 miliar.

Target selesai awal November 2026

Seluruh pekerjaan diberi masa pelaksanaan 150 hari kalender. Pemerintah daerah menargetkan seluruh ruas yang ditangani rampung pada awal November 2026.

Secara keseluruhan, panjang penanganan jalan mencapai sekitar 11,6 kilometer. Selain peningkatan kualitas permukaan jalan, proyek ini juga mencakup pelebaran badan jalan untuk mendukung kelancaran mobilitas warga.

Lebar jalan eksisting rata-rata hanya tiga meter, lalu akan diperlebar menjadi empat meter. Pekerjaan juga dilengkapi perkerasan bahu jalan di sisi kanan dan kiri agar lintasan lebih aman dan nyaman dilalui warga.

Source: jateng.antaranews.com
Berita Terbaru