Sepuluh ribu tiga ratus delapan puluh bibit pohon akan ditanam di berbagai wilayah Jawa Tengah sebagai bagian dari kenaikan pangkat 2.595 personel Polda Jawa Tengah dan jajaran. Setiap personel yang naik pangkat diwajibkan menanam empat bibit pohon tanaman keras di lingkungan tempat tinggal masing-masing.
Kebijakan itu membuat momen kenaikan pangkat tidak berhenti pada seremoni internal. Di tengah penghargaan atas dedikasi, gerakan ini diarahkan untuk memberi manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat.
Jenis pohon dan sebaran penanaman
Bibit yang ditanam mencakup mangga, jambu, rambutan, dan trembesi. Dengan komposisi tersebut, gerakan penanaman ini tidak hanya bersifat simbolis, tetapi juga diarahkan agar bisa tumbuh menjadi bagian dari pemulihan dan penjagaan lingkungan di masa mendatang.
| Data | Jumlah | Keterangan |
|---|---|---|
| Personel naik pangkat | 2.595 | Polda Jateng dan jajaran |
| Bibit per personel | 4 | Tanaman keras di lingkungan tempat tinggal |
| Total bibit ditanam | 10.380 | Di berbagai wilayah Jawa Tengah |
Upacara di Mapolda dan seluruh polres
Di Mapolda Jateng, upacara kenaikan pangkat digelar pada Kamis (2/7/2026) dan dipimpin langsung Kapolda Jateng Irjen Pol Ribut Hari Wibowo. Sebanyak 290 personel Mapolda Jateng mengikuti upacara tersebut bersama Wakapolda Jateng Brigjen Pol Latif Usman dan para pejabat utama Polda Jateng.
Upacara serupa juga berlangsung di seluruh polres jajaran pada hari yang sama. Berdasarkan data yang dihimpun, kenaikan pangkat di lingkungan Polda Jateng dan jajaran meliputi 21 personel perwira menengah, 6 personel perwira pertama, 248 personel bintara, dan 10 personel tamtama.
| Kelompok Personel | Jumlah | Keterangan |
|---|---|---|
| Perwira menengah | 21 | Kenaikan pangkat di jajaran Polda Jateng |
| Perwira pertama | 6 | Kenaikan pangkat di jajaran Polda Jateng |
| Bintara | 248 | Kenaikan pangkat di jajaran Polda Jateng |
| Tamtama | 10 | Kenaikan pangkat di jajaran Polda Jateng |
Pada periode ini, dua pejabat utama Polda Jateng juga menerima kenaikan pangkat pengabdian menjadi Brigadir Jenderal Polisi. Mereka adalah Karo Log Polda Jateng Brigjen Pol Nirboyo dan Dirlantas Polda Jateng Brigjen Pol Pratama Adhyasastra.
Amanat Kapolda dan makna pengabdian
Dalam amanatnya, Kapolda Jateng menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukan sekadar penghargaan atas masa pengabdian. Ia meminta seluruh personel menjadikannya sebagai amanah untuk meningkatkan kualitas kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.
Kapolda juga mengajak personel menghayati filosofi Sang Damar Panuntun sebagai pedoman dalam bertugas. Ia menekankan pentingnya menjadi penuntun dan teladan, menjaga integritas, memperkuat soliditas, serta menunjukkan pengabdian terbaik di mana pun bertugas.
Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto menyebut gerakan penanaman pohon itu sebagai implementasi nyata dari semangat agar setiap capaian pengabdian membawa manfaat lebih luas. Menurut dia, kenaikan pangkat menjadi momentum untuk menumbuhkan kepedulian sosial dan lingkungan.
Artanto mengatakan, penanaman empat pohon oleh setiap personel ingin menanamkan nilai bahwa setiap kehormatan harus diiringi kontribusi nyata. Ia menambahkan, lebih dari 10 ribu pohon yang ditanam di berbagai wilayah Jawa Tengah diharapkan menjadi bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan.
Ia juga menegaskan bahwa pohon yang ditanam hari ini bukan hanya simbol rasa syukur atas kenaikan pangkat. Gerakan ini dipandang sebagai investasi kebaikan untuk masa depan sekaligus bentuk kehadiran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang ikut menjadi bagian dari solusi bagi lingkungan dan kehidupan sosial.
