Ruben Onsu Pasang Garis Tegas, Urusan Anak Jadi Batas yang Tak Bisa Dilanggar

Author: Redaksi Android62

Ruben Onsu menegaskan bahwa urusan anak-anaknya adalah batas yang tidak boleh dilewati siapa pun, termasuk orang yang dekat dengan Sarwendah. Ia juga menolak jika posisinya sebagai ayah diremehkan, karena hal itu dianggap menyangkut harga dirinya di hadapan anak-anak.

Sikap tegas itu ia sampaikan saat membahas kedekatan Sarwendah dengan Giorgio Antonio. Dalam pernyataannya, Ruben menilai kehidupan pribadi mantan istrinya bukan lagi urusannya setelah perceraian, kecuali ketika ada keterlibatan langsung dengan anak-anak mereka.

Urusan Anak Menjadi Garis Merah

Ruben menilai hubungan asmara Sarwendah sepenuhnya berada di luar wilayah yang perlu ia campuri. Namun, ketika pihak lain mulai masuk ke ranah yang melibatkan anak-anaknya, ia menyebut persoalan itu otomatis berubah menjadi urusannya.

“Jadi kalau si pacarnya itu berurusan dengan anak saya, karena ada anak saya di dalamnya, ya otomatis urusan saya. Urusan saya,” ujar Ruben saat berbincang di Youtube Nanda Persada.

Ia menambahkan bahwa dirinya tidak ingin ada tindakan atau ucapan yang membuat dirinya terlihat rendah di hadapan anak-anak. Menurut Ruben, sebagai ayah ia harus menjaga sikap agar anak tetap memandang orang tuanya dengan hormat.

Pokok Sikap Ruben Penjelasan
Hubungan Sarwendah Dianggap bukan lagi urusannya
Urusan anak Menjadi wilayah yang harus ia tangani
Sikap yang ditolak Merendahkan dirinya sebagai ayah

Tak Terima Direndahkan di Hadapan Anak

Ruben juga menyatakan keberatannya jika ada orang yang berani merendahkannya di depan anak-anak, termasuk dalam siaran langsung. Ia menegaskan bahwa peringatan itu bukan sekadar ledakan emosi, melainkan soal martabat sebagai seorang ayah.

“Jadi stop. Di live aja lu berani ngerendahin gue, ayahnya anak gue sendiri. Jangan,” tegasnya.

Menurut Ruben, siapa pun yang menjalin hubungan dengan Sarwendah seharusnya bisa membangun chemistry sendiri tanpa menjatuhkan dirinya. Ia menilai upaya merendahkan dirinya justru dapat berdampak pada hubungan anak dengan ayah mereka.

“Lu bikin kerajaan sendiri, bangun chemistry sendiri, jangan menjatuhkan. Ya, jangan lu jatuhkan. Tapi kalau lu rendahin lagi, sama aja lu ngerendahin itu ayahnya,” katanya.

Lingkungan Sekitar Juga Jadi Sorotan

Selain kepada Giorgio, Ruben turut menyinggung orang-orang di sekitar Sarwendah. Ia berharap lingkungan itu ikut menjaga suasana tetap kondusif dan tidak membiarkan ucapan yang dianggap merendahkan dirinya berubah menjadi bahan candaan.

Bagi Ruben, inti persoalan ini bukan sekadar konflik pribadi antara orang dewasa. Ia menempatkan pandangan anak-anak terhadap dirinya sebagai ayah sebagai hal yang paling penting dan harus dijaga.

“Itu kalimat saya. Mas, sebelum ada itu, saya juga nggak tahu harga diri saya di mata anak saya itu seperti apa,” tutup Ruben.

Di tengah hubungan yang sudah berakhir secara hukum, Ruben memilih menarik batas yang sangat jelas. Ia menegaskan akan tetap bersikap bila ada pihak yang menurutnya melampaui batas dan mengganggu posisinya sebagai ayah.

Source: www.medcom.id
Berita Terbaru