Rencana pertemuan antara Ruben Onsu dan Sarwendah belum bisa dipastikan waktunya. Kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang, menyebut agenda itu kemungkinan baru dapat berlangsung pada pertengahan Juli karena masih menunggu kepastian jadwal.
Menurut Minola, hambatan utama saat ini adalah kesibukan Ruben yang dalam waktu dekat akan menjalani ibadah umrah. Karena itu, jawaban resmi atas surat permintaan pertemuan dari Sarwendah belum dapat disampaikan lebih cepat.
Fokus Ruben masih pada anak-anak
Di tengah proses yang masih berjalan, Minola menegaskan bahwa perhatian utama Ruben saat ini adalah kesempatan untuk bertemu dan menghabiskan waktu bersama anak-anaknya. Ia menilai hubungan anak dengan kedua orang tua tetap perlu dijaga setelah perceraian.
Minola juga menekankan bahwa pertemuan antara anak dan ayahnya seharusnya tidak dipersulit. Menurut dia, hal itu sudah menjadi bagian dari kesepakatan yang semestinya dihormati oleh kedua pihak.
Surat mediasi sudah diterima
Surat permintaan pertemuan yang diajukan Sarwendah sebagai langkah mediasi telah diterima oleh kuasa hukum Ruben Onsu. Penerimaan surat tersebut menjadi tanda bahwa jalur komunikasi masih terbuka meski pembahasan lanjutan belum berjalan cepat.
Namun, format pertemuan masih belum ditentukan. Minola mengatakan belum jelas apakah dialog itu akan melibatkan tim kuasa hukum dari kedua pihak atau berlangsung langsung antara Ruben dan Sarwendah.
Masih menunggu respons lanjutan
Situasi ini membuat proses mediasi masih berada pada tahap awal. Selama jadwal Ruben belum memungkinkan, pembahasan diperkirakan tetap menunggu surat respons yang sedang disiapkan.
Minola mengisyaratkan bahwa pertemuan tetap berpeluang digelar setelah jadwal Ruben memungkinkan, selama tidak ada hambatan yang serius. Di sisi lain, ruang komunikasi yang sudah terbuka dinilai penting agar hubungan pascacerai tetap berjalan baik, terutama demi kepentingan anak-anak.
Source: www.beritasatu.com






