Rupiah Makin Tangguh Atas Euro Dan Sejumlah Mata Uang Asia, Saat Dolar AS Masih Menguat

Euro menjadi mata uang yang paling dalam terkoreksi terhadap rupiah pada awal perdagangan. Nilainya turun 0,61% ke level Rp20.710 per euro, sementara mata uang lain di Eropa dan Asia juga ikut bergerak melemah terhadap rupiah.

Di saat yang sama, rupiah masih mampu menjaga posisinya terhadap dolar Amerika Serikat meski mata uang global itu sedang menguat. Pada pukul 09.03 WIB, Indeks Dolar AS atau DXY tercatat di level 99,022 dan naik 0,17%, menandakan dolar AS tengah mendapat dorongan di pasar internasional.

Rupiah tetap bertahan di tengah dolar yang lebih kuat

Kondisi itu membuat pergerakan rupiah terlihat menarik di awal perdagangan. Dolar AS justru turun 0,08% ke level Rp17.851, sehingga rupiah mencatat penguatan meski tekanan dari indeks dolar masih terasa.

Situasi ini menunjukkan rupiah belum kehilangan daya tariknya di pasar. Sentimen global yang belum sepenuhnya mendukung tidak langsung menekan mata uang Indonesia ke posisi lebih lemah.

Sejumlah mata uang Asia ikut melemah

Penguatan rupiah tidak hanya terjadi terhadap dolar AS. Beberapa mata uang Asia juga tercatat lebih lemah dibanding rupiah pada awal perdagangan.

Yuan turun 0,13% ke level Rp2.637,69, sedangkan dolar Singapura terkoreksi 0,21% menjadi Rp13.968,27. Yen Jepang juga melemah 0,25% ke level Rp111,92, dan baht Thailand turun 0,31% menjadi Rp548,07.

Pergerakan ini memperlihatkan rupiah tampil lebih tangguh dibanding sejumlah mata uang kawasan. Di tengah tekanan yang datang dari pasar global, rupiah masih mampu mencatat penguatan pada beberapa pasangan mata uang penting.

Emas dunia ikut berada di bawah tekanan

Selain pasar valas, komoditas juga menunjukkan arah yang serupa. Emas dunia tercatat melemah dengan XAU/USD turun 0,31% ke level 4.525,31.

Pergerakan emas ini sejalan dengan kehati-hatian pasar terhadap aset lindung nilai. Kombinasi pelemahan emas dan penguatan dolar AS menggambarkan pasar yang masih dinamis pada awal perdagangan, sementara rupiah justru menemukan ruang untuk bergerak lebih baik dibanding sejumlah mata uang utama lainnya.

Source: www.medcom.id
Berita Terkait