RUPST Maybank Setujui Dividen Rp580 Miliar, Kursi Presiden Komisaris Berganti

Author: Redaksi Android62

Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank Maybank Indonesia Tbk. menyetujui pembagian dividen tunai senilai Rp580,07 miliar. Jumlah itu berasal dari laba bersih tahun buku 2025 yang mencapai Rp1,65 triliun, dengan porsi pembagian setara 35% atau Rp7,61106 per saham.

Keputusan tersebut sekaligus menegaskan bahwa sisa laba sebesar 65% atau Rp1,07 triliun tidak dibagikan, melainkan dicatat sebagai laba ditahan. Langkah ini diarahkan untuk memperkuat modal dan mendukung ekspansi usaha perseroan ke depan.

Perubahan susunan pengurus ikut disetujui

Selain soal dividen, RUPST juga menyetujui perubahan pada jajaran komisaris dan direksi. Dato’ Zulkiflee Abbas Abdul Hamid ditetapkan sebagai presiden komisaris perseroan, sementara Dato’ Sri Khairussaleh Ramli dan Dr. Hasnita Dato’ Hashim masuk sebagai komisaris.

Di sisi direksi, Mariana Husin ditunjuk sebagai direktur. Pada saat yang sama, masa jabatan Edwin Gerungan sebagai komisaris dan Ricky Antariksa sebagai direktur resmi berakhir.

Rapat juga menyetujui pengangkatan kembali Hendar sebagai komisaris independen serta Effendi sebagai direktur. Susunan ini menjadi bagian dari penyesuaian organisasi yang mengarah pada penguatan strategi pertumbuhan berkelanjutan.

Masih menunggu restu regulator

Meski sudah diputuskan dalam RUPST, tidak semua nama langsung efektif menjalankan jabatan barunya. Pengangkatan Dato’ Zulkiflee Abbas Abdul Hamid sebagai presiden komisaris, Dr. Hasnita Dato’ Hashim sebagai komisaris, dan Mariana Husin sebagai direktur masih menunggu persetujuan Otoritas Jasa Keuangan.

Sampai persetujuan tersebut turun, Dato’ Zulkiflee tetap tercatat sebagai komisaris. Jabatan presiden komisaris juga masih dipegang oleh Dato’ Sri Khairussaleh Ramli.

Presiden Direktur Maybank Indonesia Steffano Ridwan menyebut perubahan kepemimpinan ini mendukung upaya perseroan memperkuat posisi sebagai mitra keuangan regional. Ia juga menegaskan bahwa Indonesia tetap menjadi salah satu pasar penting bagi Maybank Group.

Susunan terbaru pengurus BNII

Dalam susunan yang telah disetujui, Dewan Komisaris BNII kini berisi Dato’ Zulkiflee Abbas Abdul Hamid, Dato’ Sri Khairussaleh Ramli, Datuk Lim Hong Tat, Hendar, Putut Eko Bayuseno, Marina R. Tusin, Daniel James Rompas, serta Dr. Hasnita Dato’ Hashim.

Sementara itu, jajaran direksi diisi oleh Steffano Ridwan sebagai presiden direktur, bersama Irvandi Ferizal, Effendi, Widya Permana, Bambang Andri Irawan, Shaiful Adhli Yazid, Yessika Effendi, Romy Hardiansyah, Bianto Surodjo, dan Mariana Husin. Nama Mariana masih diberi tanda bintang karena pengangkatannya belum efektif sebelum mendapatkan persetujuan regulator.

Di bawah struktur tersebut, Dewan Pengawas Syariah tetap diisi oleh M. Sa’ad Ih sebagai ketua, serta Sodikun dan Ahmad Satori sebagai anggota. Susunan ini menunjukkan BNII tetap menjaga kelengkapan tata kelola di tengah perubahan kepemimpinan dan penyesuaian arah bisnis.

Bagi pemegang saham, keputusan pembagian dividen dan penahanan sebagian laba memperlihatkan upaya bank menjaga keseimbangan antara imbal hasil dan penguatan permodalan. Di saat yang sama, perubahan pengurus memberi ruang bagi perseroan untuk terus menjalankan strategi ROAR30 serta menjaga daya saing di industri perbankan yang semakin dinamis.

Source: finansial.bisnis.com
Berita Terbaru