Menang di Australia, Sabian Membawa Momentum Besar untuk Menyerang Mandalika

Author: Redaksi Android62

Sabian Fathul Ilmi tiba di Mandalika dengan bekal kemenangan yang membuat peluangnya mencuri perhatian pada putaran ketiga Yamaha R3 BLU CRU Asia-Pacific Championship. Pembalap Indonesia berusia 14 tahun itu sebelumnya memenangi salah satu race seri kedua di The Bend Motorsport Park, Australia.

Hasil di Australia mengangkat koleksi Sabian menjadi 35 poin dan menempatkannya di urutan keenam klasemen sementara. Balapan kandang pada 17-19 Juli 2026 menjadi kesempatan penting baginya untuk memperbaiki posisi tersebut.

Yamaha Racing Indonesia akan menurunkan tiga pembalap muda pada seri Mandalika di Sirkuit Internasional Mandalika. Selain Sabian yang menjalani musim penuh, Reynaldi Junior dan M. Abid Ashar Musyafa tampil melalui jalur wildcard.

Momentum Sabian di Hadapan Publik Sendiri

Sabian mengincar hasil terbaik setelah persiapannya menuju seri Mandalika dinilai berjalan baik. Ia secara khusus menargetkan kemenangan race di lintasan yang akan memberinya dukungan langsung dari penggemar balap Indonesia.

Persaingan tidak hanya mempertemukan Sabian dengan peserta dari dalam negeri. Rider dari Australia, China, Vietnam, Thailand, Filipina, Malaysia, dan Selandia Baru juga akan bersaing dalam kejuaraan level Asia-Pasifik itu.

Pembalap Status Catatan Menjelang Mandalika
Sabian Fathul Ilmi Peserta musim penuh Menang salah satu race seri 2 di Australia, peringkat 6 dengan 35 poin
Reynaldi Junior Wildcard Juara race R15 Junior Pro Yamaha Sunday Race 2025
M. Abid Ashar Musyafa Wildcard Memenangi seluruh race seri 1 dan 2 Junior Sport 250 U-18 2026

Dua Debutan Membawa Rekam Jejak Nasional

Reynaldi Junior memperoleh kesempatan menjalani penampilan internasional pertamanya melalui wildcard. Pembalap 15 tahun itu sebelumnya meraih kemenangan race di kelas R15 Junior Pro Yamaha Sunday Race 2025 dan kini berlaga di National Sport 250cc Kejurnas Mandalika Racing Series.

Pengalaman di Mandalika akan menjadi arena baru bagi Reynaldi untuk mengukur kemampuan melawan pembalap dari berbagai negara. Kesempatan tersebut juga melanjutkan jenjang balap yang telah ditempuhnya dari kompetisi nasional.

Abid datang dengan catatan kemenangan yang konsisten pada musim Kejurnas Mandalika Racing Series 2026. Pembalap 14 tahun itu menyapu kemenangan dua race pada seri pertama serta dua race pada seri kedua kelas Junior Sport 250 U-18.

Bagi Abid, seri Yamaha R3 BLU CRU Asia-Pacific Championship menghadirkan tantangan berbeda dari persaingan nasional yang telah dilaluinya. Balapan melawan rider lintas negara menjadi peluang untuk menambah pengalaman dan pengetahuan di lintasan.

Bagian dari Pembinaan Pembalap Muda

Seri ketiga di Mandalika turut menjadi bagian dari perayaan satu dekade Yamaha Sunday Race. Ajang ini sekaligus membuka panggung kompetisi bagi pembalap muda dari kawasan Asia-Pasifik.

Manager Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, Wahyu Rusmayadi, menilai seri kandang ini penting dalam proses pembinaan rider muda. “Ini adalah kesempatan berharga sebagai bagian dari menikmati setiap proses untuk berkembang sebagai pembalap profesional,” ujar Wahyu Rusmayadi.

Ia berharap ketiga wakil Indonesia dapat mengeluarkan performa optimal di Mandalika. Menurutnya, dukungan penggemar balap Indonesia dapat menjadi energi tambahan bagi Sabian, Reynaldi, dan Abid.

Laporan radartulungagung.jawapos.com menempatkan penampilan tiga rider ini sebagai gambaran jalur pembinaan Yamaha menuju kompetisi internasional. Hasil akhir di Mandalika akan menjadi tolok ukur berbeda, baik bagi Sabian dalam musim penuhnya maupun dua wildcard pada debut mereka.

Berita Terbaru