Saldo minimal tabungan Bank Mandiri pada 2026 ternyata sangat beragam, mulai dari Rp5.000 hingga Rp1 juta, tergantung jenis rekening yang dipilih. Perbedaan ini penting dicermati karena saldo mengendap ikut menentukan kelancaran transaksi dan status aktif rekening.
Ketentuan saldo minimum juga berfungsi menjaga tabungan tetap dapat digunakan sebagaimana mestinya. Di sisi lain, aturan ini membantu nasabah mengantisipasi biaya layanan yang berlaku pada masing-masing produk.
Rincian saldo minimal tiap tabungan
| Jenis tabungan | Saldo minimal |
|---|---|
| Tabungan Rupiah Mandiri | Rp100.000 |
| Tabungan NOW | Rp25.000 |
| Tabungan Gaji | Rp10.000 |
| TabunganKu Mandiri | Rp20.000 |
| Tabungan TKI | Rp10.000 |
| Tabungan Mitra Usaha | Rp1.000.000 |
| Tabungan SiMakmur | Tidak ada saldo minimum |
| Tabungan SimPel (Simpanan Pelajar) | Rp5.000 |
Dari daftar tersebut, Tabungan Mitra Usaha menjadi produk dengan saldo minimum paling besar, yakni Rp1 juta. Ketentuan itu sejalan dengan fungsi rekening yang dirancang untuk mendukung aktivitas transaksi para pelaku usaha.
Di sisi lain, Tabungan SimPel menetapkan saldo minimum paling ringan, hanya Rp5.000. Kebijakan ini dibuat untuk mendorong kebiasaan menabung sejak usia sekolah tanpa membebani pelajar dengan syarat saldo yang tinggi.
Menyesuaikan tabungan dengan kebutuhan
Nasabah sebaiknya menyesuaikan pilihan rekening dengan tujuan penggunaannya sejak awal. Untuk kebutuhan transaksi harian, Tabungan Rupiah Mandiri maupun Tabungan SEKARANG disebut sebagai opsi yang cukup fleksibel.
Pelajar dapat mempertimbangkan Tabungan SimPel karena syarat saldonya sangat terjangkau. Sementara itu, pelaku usaha dapat melihat Tabungan Mitra Usaha sebagai pilihan yang disiapkan untuk mendukung aktivitas bisnis dengan frekuensi transaksi lebih tinggi.
Pemahaman terhadap saldo minimal membantu nasabah menghindari kendala saat bertransaksi. Pengetahuan ini juga memudahkan pemilihan produk tabungan yang paling sesuai dengan kebutuhan dan pengelolaan rekening yang lebih optimal.
