Samsung Ubah Foto Galaxy Jadi Alat Cek Kesehatan Anabul, Tanpa Perangkat Tambahan

Author: Redaksi Android62

Samsung menyiapkan cara baru untuk memantau kesehatan anjing dan kucing lewat ponsel Galaxy, tanpa perlu perangkat tambahan. Cukup dengan memotret hewan peliharaan, sistem AI di ekosistem SmartThings Pet Care akan memberi analisis awal kondisi kesehatannya.

Pendekatan ini menempatkan ponsel yang sudah dimiliki pengguna sebagai alat utama pemantauan. Samsung tampaknya ingin membuat pemeriksaan awal kesehatan anabul terasa lebih praktis, tanpa harus membeli kalung pintar, kamera khusus, atau layanan berlangganan tertentu.

AI membaca tanda gangguan dari foto

Fitur ini dikembangkan Samsung bersama Lifet, startup yang fokus pada kesehatan hewan. Lifet juga menjadi bagian dari program inkubasi eksternal Samsung yang mendukung berbagai inovasi berbasis teknologi.

Cara kerjanya sederhana. Pengguna mengarahkan kamera HP Galaxy ke anjing atau kucing, lalu mengambil foto untuk dianalisis oleh AI. Dari gambar itu, sistem akan mencari tanda-tanda beberapa gangguan kesehatan yang dapat terdeteksi lebih awal.

Samsung menyebut penyakit gigi, patellar luxation atau dislokasi tempurung lutut, dan katarak sebagai kondisi yang bisa teridentifikasi secara awal. Lifet mengklaim layanan analisis yang mereka kembangkan memiliki tingkat akurasi hingga 97 persen, meski angka tersebut masih sebatas klaim perusahaan.

Masuk ke SmartThings Pet Care

Teknologi ini diperkenalkan sebagai bagian dari ekosistem SmartThings melalui layanan Pet Care. Integrasi tersebut menunjukkan arah Samsung yang ingin menghubungkan pemantauan kesehatan hewan dengan perangkat pintar di rumah.

Dengan model seperti ini, pemilik dapat mengakses fungsi perawatan hewan dalam satu ekosistem yang saling terkoneksi. Samsung juga ingin menjadikan urusan perawatan hewan peliharaan sebagai bagian dari pengalaman rumah pintar, bukan fitur terpisah yang berdiri sendiri.

Bukan pengganti dokter hewan

Meski praktis, Samsung menegaskan bahwa hasil analisis AI tidak menggantikan diagnosis dokter hewan. Sistem ini hanya berfungsi sebagai alat bantu untuk mendeteksi kemungkinan masalah kesehatan lebih awal.

Jika AI menemukan indikasi tertentu, pemilik tetap disarankan membawa hewan peliharaan ke dokter hewan untuk pemeriksaan lanjutan. Sikap ini penting agar pengguna tidak menjadikan hasil analisis foto sebagai keputusan medis akhir.

Sudah dipamerkan, belum ada jadwal rilis

Samsung sudah mendemonstrasikan teknologi ini di ajang VivaTech 2026 di Paris. Namun, perusahaan belum mengumumkan jadwal peluncuran resmi untuk fitur tersebut.

Samsung juga belum menjelaskan perangkat Galaxy mana saja yang akan mendukung layanan ini saat tersedia nanti. Informasi mengenai pasar atau negara yang akan menjadi lokasi peluncuran perdana pun masih belum diungkapkan.

Kehadiran fitur ini menunjukkan bagaimana AI mulai masuk ke ranah perawatan hewan peliharaan. Jika integrasi SmartThings Pet Care berjalan mulus dan akurasinya terbukti di dunia nyata, teknologi ini berpotensi membantu pemilik anabul mengenali perubahan kondisi hewan kesayangan mereka lebih cepat.

Source: www.idntimes.com
Berita Terbaru