LCI Tunjukkan Jalan Karier Teknik Kimia, Mahasiswa Justru Makin Siap Masuk Industri

Author: Redaksi Android62

Industri petrokimia nasional masih membutuhkan lebih banyak sumber daya manusia yang memahami teknologi industri dan siap bekerja di lapangan. Kebutuhan itu membuat lulusan dan mahasiswa teknik kimia tetap memiliki ruang karier yang terbuka luas di sektor ini.

PT Lotte Chemical Indonesia atau LCI menegaskan hal tersebut melalui kegiatan company visit untuk 50 mahasiswa Teknik Kimia Universitas Indonesia di area operasional perusahaan di Cilegon, Banten. Kunjungan ini mempertemukan dunia kampus dan dunia industri secara langsung agar mahasiswa melihat penerapan ilmu teknik kimia dalam proses produksi petrokimia.

Mahasiswa menyaksikan langsung praktik industri

Selama kunjungan, peserta yang tergabung dalam American Institute of Chemical Engineers Universitas Indonesia atau AiChE UI mempelajari proses produksi petrokimia, aspek keselamatan kerja, serta peran industri dalam mendukung rantai pasok nasional. Mereka juga mengikuti pengenalan perusahaan, diskusi interaktif dengan jajaran LCI, dan site tour di fasilitas operasional.

Pengalaman seperti ini penting karena industri petrokimia tidak hanya mencari lulusan yang menguasai teori. Perusahaan juga membutuhkan tenaga kerja yang paham tata kelola operasional, keberlanjutan, inovasi, dan standar keselamatan kerja.

Skala produksi menuntut SDM yang kompeten

LCI merupakan bagian dari Lotte Chemical Corporation dan mengoperasikan naphtha cracker pertama di Indonesia dalam tiga dekade terakhir. Fasilitas tersebut resmi beroperasi secara komersial pada Oktober 2025.

Pabrik itu memiliki kapasitas produksi sekitar 1 juta ton etilena per tahun, 520 ribu ton propilena per tahun, dan 350 ribu ton polipropilena per tahun. Selain itu, fasilitas ini juga memproduksi berbagai produk kimia lain untuk mendukung kebutuhan industri.

Dengan skala sebesar itu, kebutuhan tenaga kerja yang kompeten menjadi semakin penting. Industri petrokimia tidak hanya bergerak di level produksi, tetapi juga menyangkut penguatan rantai pasok nasional, efisiensi operasional, dan kesiapan menghadapi perkembangan teknologi.

Jembatan antara kampus dan industri

Presiden Direktur Lotte Chemical Indonesia, Yim Dong Hee, menegaskan bahwa sinergi perguruan tinggi dan industri menjadi kunci untuk mencetak generasi muda yang siap menghadapi kebutuhan masa depan. Ia menyebut kegiatan ini diharapkan memberi pengalaman praktis sekaligus wawasan baru bagi mahasiswa agar mereka bisa berkontribusi saat memasuki dunia kerja.

Kolaborasi LCI dengan UI menunjukkan bahwa pendidikan teknik kimia memiliki kaitan langsung dengan kebutuhan industri. Mahasiswa tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga melihat bagaimana proses industri berjalan, bagaimana risiko dikelola, dan bagaimana standar kerja diterapkan di fasilitas petrokimia.

LCI menyebut program ini sebagai bagian dari komitmen memperkuat kemitraan dengan perguruan tinggi. Tujuannya adalah mendukung pengembangan SDM sekaligus mendorong pertumbuhan industri petrokimia nasional yang berkelanjutan.

Bagi mahasiswa, pengalaman semacam ini memberi gambaran yang lebih nyata tentang peluang karier di sektor petrokimia. Bagi industri, kegiatan tersebut membantu menyiapkan calon tenaga kerja yang lebih siap menghadapi kebutuhan produksi, keselamatan, dan inovasi di masa mendatang.

Source: www.suara.com
Berita Terbaru