Santos Targetkan Sembilan Poin, Arema Didesak Bangkit Saat Menjamu PSM di Kanjuruhan

Author: Redaksi Android62

Marcos Santos menilai Arema FC harus menjawab tekanan besar itu dengan kemenangan saat menjamu PSM Makassar di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang. Laga ini dianggap bukan cuma soal tiga poin, tetapi juga soal harga diri tim di hadapan Aremania.

Santos menempatkan duel kandang tersebut sebagai kesempatan penting untuk memulihkan kepercayaan diri skuadnya. Setelah dua kekalahan beruntun di Derby Jawa Timur, Arema memang datang dengan beban yang tidak ringan.

Tuntutan untuk membalas dukungan suporter

Bagi Santos, para pemain punya tanggung jawab untuk membalas dukungan yang terus mengalir dari tribun. Ia melihat tim seperti memiliki utang hasil positif kepada Aremania yang tetap memberi dorongan meski situasi sedang sulit.

Suasana seperti itu membuat laga melawan PSM terasa lebih besar dari sekadar pertandingan biasa. Arema membutuhkan respons yang tegas agar tekanan dari hasil buruk sebelumnya tidak terus membayangi ruang ganti.

Perkembangan latihan memberi sinyal positif

Di tengah kondisi yang penuh tuntutan, Santos melihat ada perkembangan dalam persiapan Arema sepanjang pekan ini. Ia menyebut para pemain mulai lebih fokus, lebih bugar, dan mendapatkan waktu istirahat yang cukup setelah melewati masa yang berat.

Menurut Santos, kesiapan tim kali ini terasa lebih baik dibandingkan dua laga terakhir. Respons pemain di sesi latihan juga memberi tanda bahwa mental skuad perlahan mulai pulih.

Hal itu penting karena Arema sedang berusaha keluar dari tekanan yang sempat mengganggu rasa percaya diri. Dalam situasi seperti ini, perhatian terhadap mental menjadi sama pentingnya dengan aspek fisik dan taktik.

Badai cedera dan duka yang belum selesai

Sepanjang musim ini, Arema juga harus menghadapi hambatan lain yang memengaruhi konsistensi permainan. Badai cedera menjadi salah satu persoalan terbesar karena mengganggu stabilitas skuad sejak awal kompetisi.

Dampaknya bahkan sempat terasa hingga lini belakang ketika stok pemain menipis. Selain masalah fisik, tim juga menerima pukulan emosional setelah meninggalnya Coach Kuncoro.

Kondisi tersebut membuat perjalanan Arema musim ini tidak berjalan mulus. Meski begitu, Santos tetap menilai tim masih punya peluang untuk menutup kompetisi dengan hasil yang lebih baik.

Fokus utama ada pada mental bertanding

Menjelang laga kontra PSM, Santos menaruh perhatian besar pada kesiapan mental pemain. Ia menilai dukungan suporter pada pertandingan sebelumnya sudah membantu mengembalikan rasa percaya diri tim.

“Mental pemain sudah didukung suporter kemarin yang datang. Kita harus kerja keras, mental harus kembali. Harus siap menang,” kata Santos.

Ia juga membawa target yang cukup jelas untuk sisa musim ini. Santos ingin Arema mengamankan sembilan poin dari tiga pertandingan tersisa agar peluang naik ke papan atas tetap terjaga.

Karena itu, pertandingan kandang melawan PSM menjadi momentum yang sangat penting. Arema bukan hanya mengejar kemenangan untuk memperbaiki posisi, tetapi juga untuk menjawab tuntutan Aremania setelah dua hasil buruk yang menyakitkan.

Source: www.medcom.id
Redaksi Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow Us
Berita Terbaru