Sarwendah disebut menanggung sepenuhnya biaya hidup tiga anaknya sejak awal Januari. Pengeluaran untuk pendidikan, les, dan kebutuhan sehari-hari kini dipenuhi dari hasil kerja Sarwendah sendiri.
Kondisi tersebut disampaikan kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, saat mendampingi kliennya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Rabu (22/7/2026). Menurut Chris, tidak ada bantuan dari pihak lain dalam pembiayaan kebutuhan ketiga anak itu.
“Jadi sejak awal Januari sampai saat ini biaya nafkah anak-anaknya sudah sepenuhnya ditanggung oleh klien kami Sarwendah sendiri tanpa bantuan siapapun,” ujar Chris. Keterangan itu menegaskan perubahan situasi setelah uang bulanan dari Ruben Onsu disebut telah berhenti sejak Desember 2025.
Fokus pada Kebutuhan Anak
Pihak Sarwendah menyatakan perhatian utama saat ini bukan lagi memperdebatkan persoalan nafkah dengan mantan suaminya. Sarwendah disebut ingin memusatkan tenaga pada pekerjaan dan pengasuhan ketiga anaknya.
Chris menilai pembahasan mengenai nafkah tidak seharusnya diarahkan sebagai kepentingan pribadi Sarwendah. Ia menyebut kliennya memilih tetap bekerja agar kebutuhan anak-anak dapat terpenuhi dengan baik.
Bagi Sarwendah, pengeluaran tersebut mencakup berbagai keperluan yang tidak dapat ditunda. Pendidikan, kegiatan les, serta kebutuhan harian menjadi bagian dari tanggung jawab yang kini ia jalankan sendiri.
Usulan Penyaluran Langsung
Chris mengatakan Sarwendah tidak lagi berencana meminta atau membicarakan kewajiban nafkah melalui dirinya. Ia mengusulkan agar pemberian dari Ruben Onsu dapat disalurkan langsung kepada anak-anak.
“Biar nanti urusan mantan suaminya itu yang langsung memberikan ke anak-anaknya, sehingga tidak dipelintir lagi oleh pihak sebelah bahwa klien kami masih mengejar-ngejar masalah nafkah untuk kepentingan klien kami,” tegas Chris. Skema itu diharapkan menghindari penafsiran mengenai penggunaan uang yang diberikan.
Salah satu pilihan yang disampaikan adalah pembuatan rekening khusus bagi anak-anak oleh Ruben Onsu. Melalui rekening tersebut, komunikasi mengenai pemberian uang dapat berlangsung langsung antara ayah dan anak tanpa melibatkan Sarwendah.
“Jadi ke depan silahkan saja mantan suaminya buatkan rekening buat anak-anaknya, biar dia langsung berkomunikasi dengan anak-anaknya,” kata Chris. Menurutnya, cara itu juga dapat menghindari anggapan bahwa dana untuk anak dipakai bagi kepentingan Sarwendah.
Harapan untuk Masa Depan Anak
Sarwendah menyatakan ingin terus bekerja dengan tenang demi memberi kehidupan terbaik bagi ketiga anaknya. Ia menaruh perhatian besar terhadap masa depan mereka, terutama karena salah satu anaknya adalah perempuan.
“Sebagai seorang ibu yang punya anak, apalagi anak perempuan, pastinya maunya yang terbaik buat anak-anak,” kata Sarwendah. Keterangan pihak Sarwendah mengenai pembiayaan anak tersebut juga dimuat Beritasatu.com.
