SmartSens membawa SCC62HS ke kelas sensor kamera ponsel 200MP dengan fokus yang tidak hanya tertuju pada resolusi tinggi. Sensor ini juga diarahkan untuk membantu menekan biaya produksi kamera flagship, sehingga posisinya menjadi menarik di pasar smartphone yang terus mengejar kualitas gambar, efisiensi daya, dan komponen yang lebih terkendali.
Langkah tersebut semakin menonjol karena SCC62HS sudah mulai dikirim sebagai sampel ke para mitra. Produksi massalnya dijadwalkan masuk pada kuartal III 2026, membuka jalan bagi sensor ini untuk masuk ke perangkat komersial pada siklus berikutnya.
Sensor 200MP pertama di platform Stacked BSI SmartSens
SCC62HS menjadi sensor gambar 200MP pertama yang dibangun di atas platform domestik high-performance Stacked BSI milik SmartSens. Sensor ini dibuat dengan proses 55nm Stacked BSI dan hadir dalam format optik 1/1,55 inci dengan piksel 0,5μm.
Dengan rancangan tersebut, SmartSens menargetkan kemampuan menangkap detail halus di berbagai skenario pemotretan. Lanskap hingga foto grup menjadi contoh penggunaan yang ingin dijaga tetap tajam oleh sensor ini.
Fokus pada kualitas gambar sekaligus biaya produksi
Di tengah persaingan kamera ponsel kelas atas, SmartSens menempatkan pengendalian ongkos manufaktur sebagai bagian penting dari SCC62HS. Perusahaan ingin mendorong adopsi sensor 200MP yang lebih luas dengan kombinasi resolusi tinggi dan biaya yang tetap terkendali.
Pendekatan itu membuat SCC62HS tidak sekadar hadir sebagai sensor beresolusi besar. Sensor ini juga diposisikan untuk menjawab kebutuhan pasar yang menuntut kualitas gambar tinggi tanpa membuat biaya komponen melambung terlalu jauh.
HDR, efisiensi, dan pemrosesan yang lebih ringan
Untuk pengolahan gambar, SCC62HS mendukung keluaran hingga 200 megapiksel dan dibekali PixGain HDR. SmartSens menyebut teknologi ini mampu menghadirkan dynamic range hingga 86,3dB sekaligus mengurangi artefak akibat pergerakan.
Sensor ini juga mendukung on-chip dual-frame fusion. Pendekatan tersebut membantu menurunkan beban pemrosesan pada chipset smartphone saat merekam video HDR dan dapat ikut berkontribusi pada konsumsi daya yang lebih rendah.
Fleksibilitas HDR diperluas lewat dukungan Staggered HDR dan NDOL HDR. Keduanya memberi opsi tambahan agar hasil tangkapan bisa disesuaikan dengan kondisi pemotretan yang berbeda.
Autofocus dan noise ikut jadi perhatian
SmartSens membekali SCC62HS dengan teknologi SFCPixel dan AllPix ADAF. Kombinasi ini dirancang untuk meningkatkan dynamic range, menekan noise, dan mempercepat performa fokus.
Di sisi autofocus, sensor ini mendukung AllPix ADAF dan Sparse PDAF. AllPix ADAF memakai pemfokusan seluruh piksel untuk kondisi pencahayaan yang menantang, sedangkan Sparse PDAF mengandalkan sebagian piksel phase detection agar lebih efisien daya dalam pemakaian harian.
Susunan fitur itu menunjukkan bahwa SCC62HS tidak hanya mengandalkan angka 200MP. Sensor ini juga diarahkan agar tetap stabil dalam fokus dan konsisten menghasilkan gambar di berbagai situasi penggunaan.
Disiapkan untuk kondisi minim cahaya
Pada fotografi low-light, SmartSens mencantumkan sensitivitas 3574mV/lux*s. Perusahaan juga menyebut read noise sensor ini bisa serendah 0,92e-.
Dua klaim itu menegaskan upaya SmartSens menjaga kejernihan dan detail ketika cahaya terbatas. Ini penting karena foto malam sering sangat bergantung pada kemampuan sensor menangkap cahaya dan menahan noise.
Ukuran piksel 0,5μm memang sangat kecil, tetapi SmartSens mencoba menutupinya lewat kombinasi pemrosesan dan HDR yang agresif. Karena itu, nilai jual SCC62HS tidak berhenti pada resolusi tinggi, melainkan juga pada upaya menjaga kualitas foto dan video di berbagai kondisi pencahayaan.
Masuk tahap evaluasi sebelum produksi massal
Dengan sampel yang sudah dikirim ke mitra, SCC62HS kini memasuki fase evaluasi sebelum dipakai di perangkat komersial. Tahap ini menjadi penanda bahwa sensor tersebut sudah bergerak lebih dekat ke implementasi nyata di pasar smartphone.
Jadwal produksi massal pada kuartal III 2026 memberi ruang bagi SCC62HS untuk menjadi salah satu komponen baru dalam persaingan kamera ponsel beresolusi sangat tinggi. Bagi SmartSens, peluncuran ini juga memperlihatkan ambisi memperluas peran di segmen imaging mobile dengan tawaran resolusi tinggi, HDR yang lebih baik, fokus cepat, dan efisiensi daya.
