Screen Time Apple Dibenahi di WWDC 2026, Orang Tua Masih Menilai Belum Tuntas

Author: Redaksi Android62

Apple kembali menaruh perhatian besar pada kontrol orang tua lewat pembaruan Screen Time yang diumumkan di WWDC 2026. Namun, sambutan terhadap langkah itu tidak sepenuhnya positif karena banyak pengguna lama merasa masalah utama masih belum terselesaikan.

Fokus terbesar pembaruan ini ada pada upaya membuat pengawasan digital anak lebih mudah dipakai. Apple merombak tampilan Screen Time agar lebih sederhana dan menambah sejumlah peningkatan untuk memudahkan orang tua memantau aktivitas perangkat anggota keluarga.

Fitur Baru, Pengawasan Lebih Luas

Salah satu fitur yang menonjol adalah “Ask to Browse”, yang memberi orang tua kontrol lebih besar atas aktivitas penjelajahan internet anak-anak mereka. Apple juga menghadirkan panduan penggunaan waktu layar yang lebih jelas agar batas pemakaian perangkat bisa disesuaikan dengan usia anak.

Pembaruan itu diposisikan sebagai alat yang lebih ramah bagi keluarga yang ingin mengatur penggunaan perangkat Apple. Dari sisi tampilan, Screen Time kini dibuat lebih sederhana supaya pengaturan tidak terasa terlalu rumit bagi orang tua.

Kritik Lama Masih Muncul

Meski ada penyegaran, sejumlah pengguna menilai perubahan tersebut belum cukup jauh. Dikutip dari The Verge, mereka memandang fitur yang diumumkan Apple lebih mirip penyempurnaan dari kemampuan yang sudah ada sebelumnya.

Kritik paling sering mengarah pada pengalaman pemakaian Screen Time yang masih dinilai merepotkan. Orang tua yang mengandalkan fitur ini untuk membatasi perangkat anak masih menghadapi pengaturan yang kadang tidak konsisten serta masalah sinkronisasi antarperangkat.

Keluhan lain muncul dari kebutuhan untuk terus memperbarui kode akses. Bagi sebagian keluarga, proses itu justru membuat pengelolaan Screen Time terasa seperti tugas tambahan yang melelahkan.

Tekanan Industri dan Harapan Pengguna

Pembaruan Screen Time juga muncul di tengah tekanan yang semakin besar terhadap perusahaan teknologi global. Apple, Meta, dan Google dalam beberapa tahun terakhir terus mendapat sorotan terkait perlindungan anak di dunia digital.

Gugatan hukum, investigasi regulator, dan kritik dari kelompok pemerhati anak membuat perusahaan teknologi dituntut menunjukkan komitmen yang lebih nyata. Dalam konteks itu, pembaruan Screen Time dibaca sebagai salah satu cara Apple menegaskan dukungan terhadap perlindungan anak dan remaja di ekosistemnya.

Meski begitu, banyak orang tua kini menginginkan sistem yang lebih cerdas, lebih fleksibel, dan lebih mudah dipakai untuk memahami pola penggunaan anak serta jenis konten yang diakses. Harapan itu membuat Screen Time tetap berada di posisi yang rumit karena pembaruan yang ada belum dianggap cukup untuk mengubah pengalaman harian pengguna secara menyeluruh.

Source: id.mashable.com
Redaksi Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow Us
Berita Terbaru