BYD Sealion 06 DM-i 2026 tampil menonjol bukan hanya karena statusnya sebagai SUV plug-in hybrid, tetapi juga karena jarak tempuh gabungannya yang diklaim mencapai 1.845 km. Angka itu membuat model ini masuk ke kelompok kendaraan elektrifikasi yang tidak lagi sekadar efisien, melainkan juga sangat siap untuk perjalanan jauh.
Daya tarik lain datang dari opsi lidar yang disematkan pada beberapa varian. Kehadiran sensor tersebut memberi sinyal bahwa BYD tidak hanya mengejar efisiensi bahan bakar dan listrik, tetapi juga membawa fitur bantuan berkendara yang biasanya identik dengan mobil kelas lebih tinggi ke SUV hybrid yang lebih luas jangkauannya.
Jarak tempuh listrik jadi sorotan utama
Paket baterai menjadi salah satu pembeda paling penting pada Sealion 06 DM-i 2026. Versi produksinya memakai baterai 38 kWh, dan pada varian tertinggi mobil ini diklaim mampu menempuh hingga 310 km dalam mode listrik murni berdasarkan standar CLTC.
Untuk penggunaan harian, angka tersebut memberi ruang yang besar agar pengemudi bisa lebih sering mengandalkan tenaga listrik. Saat baterai dan tangki bahan bakar sama-sama penuh, jarak tempuh totalnya diklaim mencapai 1.845 km, sementara konsumsi bahan bakarnya disebut hanya sekitar 3,3 liter per 100 km ketika daya baterai habis.
Kombinasi ini membuat Sealion 06 DM-i 2026 punya karakter yang unik. Mobil ini bisa dipakai sebagai kendaraan listrik untuk rutinitas sehari-hari, tetapi tetap punya cadangan jarak jauh untuk perjalanan antarkota tanpa rasa khawatir berlebihan.
Lidar hadir bersama sistem bantuan berkendara
Pada beberapa varian, BYD menyertakan lidar sebagai bagian dari sistem bantuan berkendara DiPilot 300, yang juga dikenal dengan nama “God’s Eye”. Teknologi ini mendukung bantuan navigasi di jalan perkotaan, dukungan berkendara di jalan tol, serta parkir otomatis yang lebih presisi.
Kehadiran lidar membantu kendaraan membaca lingkungan sekitar dengan lebih akurat dibanding pendekatan yang hanya mengandalkan kamera biasa. Di kelas SUV plug-in hybrid, langkah ini terasa penting karena menempatkan fitur canggih yang sebelumnya lebih sering ditemui di segmen premium ke model yang menyasar pasar lebih luas.
BYD juga tetap menyediakan DiPilot 100 atau God’s Eye C untuk varian standar. Sistem itu tetap membawa fitur bantuan berkendara modern yang dibutuhkan untuk pemakaian sehari-hari.
Interior dibuat modern dan nyaman
Masuk ke kabin, Sealion 06 DM-i 2026 menampilkan layar sentuh mengambang 15,6 inci yang dipadukan dengan sistem infotainment DiLink terbaru. Tata letak ini memberi kesan modern sekaligus menjadikan layar sebagai pusat kendali utama di dalam mobil.
Fitur lain yang ikut melengkapi kabin antara lain head-up display, wireless charger 50W, dan tuas transmisi model column shifter elektronik. Dengan susunan seperti ini, area depan terlihat lebih rapi dan terasa lebih futuristis.
BYD juga memasukkan banyak elemen kenyamanan, mulai dari panoramic roof dengan tirai elektrik, audio premium Dynaudio 12 speaker, pewangi kabin, hingga kursi penumpang depan model zero gravity. Kursi depan juga tersedia dengan ventilasi, pemanas, pijat, memory seat, dan welcome function.
Di bagian belakang, ruang kaki dibuat lebih lega berkat desain lantai yang rata. Hal ini memperkuat kesan bahwa model ini tidak hanya mengejar efisiensi dan teknologi, tetapi juga kenyamanan untuk penumpang.
Sasis cerdas menjaga rasa berkendara
Untuk mendukung pengendalian, BYD memakai suspensi depan MacPherson dan belakang multi-link. Di atas dasar itu, ada teknologi DiSus-C Intelligent Damping Body Control System yang memungkinkan karakter suspensi menyesuaikan kondisi jalan secara otomatis.
Pendekatan ini membuat Sealion 06 DM-i 2026 diarahkan agar tetap nyaman tanpa mengorbankan stabilitas. Dengan kombinasi jarak tempuh listrik yang panjang, efisiensi bahan bakar yang sangat hemat, lidar, kabin lengkap, dan sasis cerdas, model ini menunjukkan arah baru SUV hybrid yang tidak hanya irit, tetapi juga semakin lengkap dari sisi teknologi dan kenyamanan.
Unitnya sudah mulai dikirim ke dealer di China menjelang peluncuran resmi pada 26 Mei 2026. Momentum tersebut memperlihatkan bahwa BYD menyiapkan Sealion 06 DM-i sebagai salah satu model penting dalam lini PHEV mereka secara global.
