Sebuah layar suhu di kamar mandi bisa membuat orang tahu kondisi air hanya dalam satu kali lihat. Proyek berbasis ESP32 ini memanfaatkan shower head bocor yang tadinya bermasalah lalu mengubahnya menjadi tampilan LED yang menampilkan suhu air secara langsung dengan kode warna.
Yang menarik, tampilan itu tidak berdiri sebagai aksesori tambahan yang terpisah. Komponen lama dari shower head tetap dipakai, sementara fungsi pancuran utamanya tetap berjalan lewat lengan shower yang diperpanjang dan shower head baru di ujungnya.
Pendekatan ini menjawab masalah yang sangat umum saat mandi. Banyak orang biasanya harus meraba air dengan tangan atau menunggu beberapa detik di bawah pancuran untuk memastikan suhu sudah pas, dan proses itu kini bisa dipangkas lewat indikator visual.
Kode warna yang mudah dibaca
Sistem ini menggunakan warna untuk memberi informasi yang cepat dipahami. Biru berarti air masih dingin, putih menandakan suhu sudah nyaman, dan merah menunjukkan air terlalu panas.
Dengan cara seperti ini, pengguna tidak perlu menebak-nebak sebelum masuk ke pancuran. Informasi suhu muncul di atas kepala dan bisa dibaca dalam hitungan detik.
Sensor dan ESP32 bekerja bersama
Di balik tampilan itu, ada sensor suhu OneWire yang dipasang pada pipa. Data dari sensor dikirim ke papan ESP32, lalu mikrokontroler meneruskannya ke susunan LED yang berfungsi sebagai layar.
Pembuat proyek tersebut menjelaskan bahwa display-nya terdiri dari dua matriks titik LED addressable berukuran 5×8. Kedua display itu terhubung ke GPIO 2, sedangkan sensor suhu OneWire memakai GPIO 12.
Kombinasi itu membuat sistem bisa menampilkan angka suhu sekaligus mengganti warna secara real-time sesuai kondisi air. Hasilnya bukan hanya menarik dilihat, tetapi juga benar-benar membantu saat shower digunakan.
Bocor berubah jadi perangkat yang berguna
Proyek ini dibagikan oleh pengguna Reddit bernama Hungry_Preference107 di komunitas ESP32. Titik awalnya sederhana, yaitu shower head yang dipasang di plafon mengalami kebocoran, lalu bagian itu dimanfaatkan kembali sebagai inti dari sistem tampilan LED.
Lubang-lubang keluarnya diisi lampu LED, sehingga bentuk asli shower head tetap dipertahankan sebagai rumah untuk tampilan. Di sisi lain, bagian pancurannya tetap berfungsi karena aliran air diarahkan lewat komponen baru di ujung lengan shower.
Perubahan itu membuat perangkat yang awalnya merepotkan justru punya fungsi baru yang lebih informatif. Shower head bocor yang tadinya sekadar masalah kini berubah menjadi penampil data yang relevan untuk pemakaian harian.
Rapi sebagai proyek DIY akhir pekan
Dari sisi tampilan, modifikasi ini terlihat cukup rapi karena LED menyatu dengan bentuk asli perlengkapan kamar mandi. Hasil akhirnya tidak tampak seperti rangkaian kasar yang ditempel seadanya.
Hungry_Preference107 menyebut proyek ini sebagai proyek akhir pekan yang menyenangkan. Menariknya, proses coding untuk sistem tersebut disebut hanya memakan waktu sekitar 10 menit dengan bantuan AI.
AI diberi informasi soal susunan LED addressable di GPIO 2, sensor temperatur OneWire di GPIO 12, serta aturan perubahan warna berdasarkan suhu. Dari situ, pembuatan kode dasar untuk membaca sensor dan mengendalikan LED bisa dipercepat cukup signifikan.
Bagi hobi elektronik, proyek seperti ini menunjukkan bahwa barang rusak masih bisa diberi fungsi baru yang lebih cerdas. Dalam kasus ini, shower head bocor tidak lagi sekadar harus diperbaiki, tetapi juga bisa disulap menjadi layar suhu yang praktis dipakai setiap hari.
Source: www.xda-developers.com






