Setir Bergetar Saat Rem Ditekan, Piringan Rem Bisa Tak Lagi Rata

Author: Redaksi Android62

Getaran kuat pada setir ketika pedal rem ditekan perlu segera mendapat perhatian karena dapat berkaitan dengan kondisi piringan rem. Gejala ini muncul saat kendaraan sedang melambat, ketika pengemudi membutuhkan kendali mobil secara maksimal.

Permukaan piringan rem yang tidak rata atau bergelombang dapat memicu getaran hingga ke setir pada kecepatan tertentu. Kondisi tersebut tidak boleh dianggap sekadar gangguan kenyamanan saat berkendara.

Penanganan piringan rem bergantung pada hasil pemeriksaan ketebalan komponen. Teknisi dapat melakukan pembubutan bila ketebalannya masih mencukupi, sedangkan piringan yang terlalu tipis perlu diganti.

Bedakan Gejala Saat Mengerem dan Melaju

Waktu kemunculan getaran menjadi petunjuk awal untuk menelusuri sumber masalah pada mobil. Getaran yang hanya terasa saat pengereman memiliki dugaan penyebab berbeda dengan getaran yang muncul ketika kendaraan melaju kencang.

Kondisi Kemungkinan penyebab Penanganan
Setir bergetar saat mengerem Piringan rem tidak rata atau bergelombang Pembubutan atau penggantian piringan rem
Setir bergetar pada kecepatan tinggi Ban, roda, atau pelek tidak seimbang Balancing ulang dan rotasi ban berkala

Menurut informasi Mitsubishi Motors Indonesia yang dikutip Suara.com, masalah pada kemudi dapat mengurangi kenyamanan sekaligus menimbulkan risiko keselamatan. Pemeriksaan sebaiknya tidak ditunda apabila getaran makin terasa jelas.

Setir merupakan penghubung langsung antara pengemudi, kendaraan, dan permukaan jalan. Perubahan rasa pada kemudi dapat memberi sinyal bahwa ada komponen yang tidak bekerja sebagaimana mestinya.

Getaran Saat Kecepatan Tinggi

Apabila getaran muncul ketika mobil dipacu pada kecepatan tinggi, perhatian dapat diarahkan ke kondisi roda. Ban atau pelek yang tidak seimbang membuat putaran roda menjadi goyang.

Ketidakseimbangan bobot pada roda akan semakin terasa saat putaran meningkat. Getaran dari roda kemudian dapat merambat melalui sistem kemudi hingga terasa pada tangan pengemudi.

Penanganan utama untuk kondisi tersebut adalah melakukan balancing roda menggunakan mesin khusus di bengkel. Proses ini bertujuan mengembalikan keseimbangan putaran agar mobil dapat bergerak lebih stabil.

Rotasi ban secara berkala juga diperlukan untuk membantu menjaga keausan tapak ban tetap merata pada seluruh roda. Keausan yang lebih merata menjadi bagian dari perawatan roda kendaraan.

Jangan Menetapkan Penyebab Sendiri

Pengemudi tidak disarankan langsung menyimpulkan sumber getaran hanya berdasarkan gejala yang dirasakan. Ban, pelek, roda, dan sistem pengereman perlu diperiksa menyeluruh agar diagnosisnya tepat.

Getaran tipis dapat terjadi ketika mobil melintasi jalan bergelombang atau permukaan yang tidak rata. Namun, getaran yang kuat, konstan, dan bertambah saat kecepatan naik patut diwaspadai.

Mengabaikan masalah ini berpotensi memicu kerusakan berantai pada komponen kaki-kaki mobil. Biaya perbaikan dapat menjadi lebih besar bila penanganan baru dilakukan setelah kerusakan berkembang.

Pemeriksaan oleh tenaga ahli membantu menentukan apakah kendaraan memerlukan perbaikan pada roda, ban, pelek, atau sistem rem. Setir yang kembali stabil mendukung perjalanan yang lebih nyaman dan aman, terutama saat mobil digunakan pada kecepatan tinggi.

Source: www.suara.com
Berita Terbaru