Sewa eCanter Mulai Rp35 Juta Sebulan, KTB Buka Jalan Truk Listrik Tanpa Beli Unit

Author: Redaksi Android62

Skema sewa menjadi pintu masuk baru bagi perusahaan logistik yang ingin memakai eCanter tanpa harus langsung membeli unit. Melalui model ini, pelaku usaha bisa menguji kendaraan listrik tersebut dalam operasional harian dengan biaya awal yang lebih ringan.

PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) menempatkan langkah itu sebagai bagian dari upaya memperluas adopsi truk listrik di Indonesia. Cara ini juga diarahkan untuk memperkuat green logistics, sekaligus membuat kendaraan niaga listrik lebih mudah dijangkau industri.

Di kerja sama tersebut, PT Takari Kokoh Sejahtera berperan sebagai penyedia layanan Operating Lease. Perusahaan yang merupakan bagian dari Mitsubishi HC Capital Inc. ini menawarkan model operasional yang disesuaikan dengan kebutuhan industri logistik.

Vice President Director PT Takari Kokoh Sejahtera, Tadashi Sasaki, menyebut minat pengusaha logistik terhadap eCanter sangat besar. Ia menilai layanan OPL dirancang untuk menjawab kebutuhan efisiensi operasional truk listrik dengan manajemen finansial yang lebih jelas.

Paket sewa mulai Rp35 juta per bulan

Takari membuka layanan sewa eCanter dalam pilihan bulanan dan tahunan. Skema ini memberi ruang bagi perusahaan untuk menilai efisiensi kendaraan listrik secara langsung sebelum membuat komitmen jangka panjang.

Biaya sewa dimulai dari Rp35 juta per bulan. Dalam paket dasar, layanan yang disertakan mencakup bantuan 24 jam 7 hari, bantuan di jalan raya, perawatan rutin, perpanjangan STNK, asuransi All Risk, dan unit pengganti.

Takari juga menyiapkan layanan pendukung untuk kebutuhan operasional harian. Fasilitas itu meliputi penyediaan pengemudi, fasilitas pengisian daya, dan Emergency Mobile Charger.

Dorongan agar teknologi lebih mudah diakses

Dari sisi KTB, penyerahan eCanter lewat skema ini dipandang sebagai langkah untuk memperluas akses terhadap teknologi truk listrik. General Manager Sales PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors, Hironaga Tanaka, menyebut eCanter dipercaya sebagai solusi transportasi masa depan.

KTB menilai kerja sama dengan Takari penting agar hambatan awal dalam adopsi kendaraan listrik bisa ditekan. Dukungan layanan dari mitra operasional membuat teknologi tersebut lebih dekat dengan kebutuhan pelaku industri yang ingin bergerak ke arah kendaraan rendah emisi.

Penyerahan simbolis kepada PT DSV Contract Logistics juga menandai peran Takari sebagai penyedia layanan bagi konsumen pertamanya. Langkah ini menunjukkan bahwa model sewa tersebut disiapkan untuk langsung masuk ke kebutuhan logistik yang berjalan setiap hari.

Ekosistem kendaraan niaga listrik mulai terbentuk

Kolaborasi KTB dan Takari memperlihatkan bahwa kendaraan niaga listrik tidak cukup hanya ditawarkan sebagai produk. Industri juga membutuhkan skema layanan yang fleksibel agar perpindahan ke kendaraan listrik terasa lebih praktis, adaptif, dan terukur dari sisi finansial.

Bagi Mitsubishi Fuso, sinergi ini turut mempertegas posisi eCanter di segmen kendaraan niaga listrik. KTB menempatkan kerja sama tersebut sebagai bagian dari upaya menghadirkan solusi yang lebih luas bagi konsumen di seluruh Indonesia.

Source: voi.id
Redaksi Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow Us
Berita Terbaru