Sharp Ubah Langkah Pelari Jadi 600 Pohon, Restorasi Ini Menyentuh Habitat Elang Jawa

Author: Redaksi Android62

Sharp Indonesia menyalurkan hasil kampanye lari Sharp Run for the Future ke penanaman 600 pohon Rasamala di kawasan Pusat Suaka Satwa Elang Jawa, Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Bogor. Program ini menjadi upaya restorasi sekitar 2,4 hektare hutan sekaligus mendukung habitat satwa endemik yang statusnya terancam punah.

Skema yang diusung sederhana, yakni 1 pelari setara 1 pohon. Dari aktivitas itu, perusahaan mengubah partisipasi olahraga menjadi kontribusi konkret untuk pemulihan kawasan hutan yang memiliki nilai konservasi tinggi.

Restorasi Hutan Lewat Kampanye Lari

PT Sharp Electronics Indonesia menjalankan program tersebut bersama Hutan Itu Indonesia dan Postinc. Kolaborasi ini memadukan olahraga, teknologi, dan keberlanjutan dalam satu gerakan yang diarahkan langsung ke kawasan konservasi.

Pohon yang ditanam adalah Rasamala atau Altingia excelsa, jenis endemik yang dinilai sesuai untuk restorasi hutan. Ketika tumbuh optimal, 600 pohon itu diproyeksikan mampu menyerap hingga 180 ton karbon dioksida ekuivalen dan menghasilkan sekitar 60–72 ton oksigen setiap tahun.

Aspek Detail
Jumlah pohon 600 Rasamala
Lokasi penanaman Pusat Suaka Satwa Elang Jawa, Taman Nasional Gunung Halimun Salak
Luas restorasi Sekitar 2,4 hektare
Potensi serapan karbon Hingga 180 ton karbon dioksida ekuivalen
Potensi oksigen Sekitar 60–72 ton per tahun

Fokus pada Habitat Elang Jawa

Lokasi restorasi dipilih karena kawasan Suaka Elang menjadi pusat rehabilitasi Elang Jawa, satwa endemik Indonesia yang kerap dipakai sebagai indikator kesehatan ekosistem hutan. Selain penanaman pohon, Sharp juga menyerahkan perlengkapan lapangan untuk mendukung tim suaka.

Peserta kegiatan turut mengikuti edukasi konservasi dan mengunjungi pusat rehabilitasi Elang Jawa. Dengan pendekatan itu, program tidak berhenti pada seremoni penanaman, tetapi memberi pemahaman yang lebih luas tentang pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem.

Teknologi dan ESG sebagai Arah Perusahaan

President Director PT Sharp Electronics Indonesia, Shinji Teraoka, menegaskan dalam keterangan resminya kepada www.suara.com bahwa teknologi tidak semestinya berhenti pada manfaat untuk manusia. Ia menyebut setiap langkah peserta telah berubah menjadi pohon yang akan tumbuh selama puluhan tahun.

Sharp menempatkan program ini sebagai bagian dari komitmen green technology dan prinsip Environmental, Social, and Governance atau ESG. Perusahaan menilai keberlanjutan perlu menjadi bagian dari strategi bisnis, bukan sekadar program tanggung jawab sosial.

Brand Activation yang Menyasar Dampak Nyata

PR & Brand Communication Department Head PT Sharp Electronics Indonesia, Pandu Setio, mengatakan ukuran keberhasilan kampanye kini tidak hanya diukur dari eksposur. Menurutnya, sebuah brand activation harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan.

Dalam kegiatan itu, Puteri Indonesia Lingkungan 2026, Vicky Kosasie, mengajak generasi muda memulai kontribusi dari langkah kecil. Sharp kemudian menutup rangkaian program dengan pesan bahwa inovasi teknologi seharusnya ikut mendorong masa depan yang lebih hijau dan rendah karbon, sejalan dengan slogan In Step With Your Future.

Source: www.suara.com
Berita Terbaru