Sisa Empat Laga Menuju Sejarah, Borneo FC Dekat Bawa Trofi Liga Ke Kalimantan

Author: Redaksi Android62

Borneo FC Samarinda memasuki fase yang paling menentukan dalam perebutan gelar Super League 2025/2026. Dengan kompetisi yang tinggal menyisakan empat pertandingan, peluang Pesut Etam untuk menulis sejarah sebagai klub Kalimantan pertama yang menjuarai kasta tertinggi sepak bola Indonesia tetap terbuka lebar.

Di papan atas klasemen, Borneo FC dan Persib Bandung sama-sama mengoleksi 69 poin. Namun, Persib masih berada di posisi teratas karena unggul head-to-head atas tim asal Samarinda itu, sehingga setiap laga sisa menjadi sangat penting bagi Borneo FC.

Misi besar yang belum pernah terwujud

Sampai sejauh ini, belum ada klub dari Pulau Kalimantan yang pernah mengangkat trofi liga. Beberapa nama seperti Bontang FC, Mitra Kukar, Persiba Balikpapan, dan Barito Putera pernah ikut bersaing, tetapi langkah mereka tidak pernah sampai pada garis akhir sebagai juara.

Borneo FC sendiri pernah mendekati momen tersebut pada musim 2023/2024. Saat itu mereka sempat memimpin klasemen seri reguler, tetapi laju itu terhenti di babak championship series.

Peluang musim ini terasa berbeda karena posisi klasemen sangat rapat dan jumlah pertandingan tinggal sedikit. Dalam situasi seperti ini, satu hasil buruk saja dapat mengubah arah persaingan gelar secara drastis.

Laga kandang pertama yang krusial

Ujian terdekat Borneo FC datang saat menjamu Persita Tangerang di Stadion Segiri. Pertandingan itu dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 5 Mei 2026, pukul 19.00 WIB.

Laga tersebut juga punya tekanan tambahan karena Borneo FC kalah 0-2 pada pertemuan pertama. Persita datang sebagai lawan yang tidak mudah, sehingga duel di kandang menjadi kesempatan penting untuk menjaga asa tetap hidup.

Manajer Borneo FC, Dandri Dauri, menegaskan pentingnya dukungan suporter pada fase ini. Ia menilai kehadiran penonton bisa membantu menjaga semangat juang tim dan konsistensi permainan Mariano Peralta serta rekan-rekannya.

“Final kami berikutnya adalah Persita Tangerang. Ini pertandingan yang sulit, karena Persita adalah tim yang kuat. Makanya saya bilang, kami sangat berharap dukungan suporter. Bantu kami berjuang untuk meraih kemenangan di setiap pertandingan kandang,” ujar Dandri Dauri.

Jadwal sisa yang menentukan arah sejarah

Setelah menghadapi Persita, Borneo FC masih harus melewati dua laga tandang beruntun. Bali United dan Persijap Jepara menjadi lawan berikutnya yang menunggu mereka di luar kandang.

Perjuangan Pesut Etam lalu ditutup dengan laga terakhir melawan Malut United di kandang sendiri. Rangkaian itulah yang akan menentukan apakah ambisi besar untuk membawa trofi liga ke Samarinda akhirnya terwujud.

Manajemen klub juga mulai menggaungkan target tersebut melalui situs resmi klub. Atmosfer di sekitar tim ikut menguat karena peluang yang semakin nyata, sementara jarak poin di papan atas tetap sangat tipis.

Bagi Kalimantan, sisa pertandingan Borneo FC bukan sekadar perebutan angka. Di dalamnya ada kesempatan untuk mengakhiri penantian panjang dan membuka babak baru dalam sejarah Liga Indonesia.

Redaksi Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow Us
Berita Terbaru