Polisi menyita lebih dari 1,5 ton bahan baku yang diduga terkait rantai produksi tablet karisoprodol dalam pengungkapan kasus di Cakung, Jakarta Timur. Temuan dalam puluhan drum itu menjadi titik penting dalam penyelidikan jaringan penyedia bahan untuk produksi narkotika.
Dua orang berinisial MH dan VW turut diamankan karena diduga berperan sebagai pemasok bahan baku tersebut. Keduanya ditangkap di kawasan Metland Ujung Menteng, Cakung, pada Kamis (30/4).
Barang bukti yang diamankan tidak hanya berupa karisoprodol, tetapi juga lidokain dan sildenafil citrate. Polisi menduga ketiga bahan itu disiapkan sebagai bagian dari proses produksi tablet ilegal.
| Jenis bahan | Jumlah drum | Total berat |
|---|---|---|
| Karisoprodol | 30 drum | 750 kilogram |
| Lidokain | 5 drum | 125 kilogram |
| Sildenafil citrate | 26 drum | 650 kilogram |
Karisoprodol menjadi bahan dengan jumlah terbesar yang ditemukan, yakni 30 drum atau 750 kilogram. Setiap drum bahan tersebut memiliki berat 25 kilogram.
Sementara itu, lima drum lidokain memiliki total berat 125 kilogram. Adapun 26 drum sildenafil citrate mencapai 650 kilogram.
Wakasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat Kompol Avrilendy menyatakan seluruh barang bukti itu masih didalami oleh penyidik. Polisi juga menelusuri asal bahan dan tujuan distribusinya sebelum sampai ke pihak yang diduga memproduksi tablet.
Menurut Avrilendy, pengamanan MH dan VW merupakan pengembangan dari perkara sebelumnya yang terungkap di Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Jawa Tengah. Dalam perkara tersebut, polisi telah menyita 308 ribu butir tablet karisoprodol yang siap diedarkan.
Pengungkapan di Mijen kemudian membawa penyidik pada dugaan adanya jalur pasokan bahan baku yang lebih luas. Penangkapan dua terduga pemasok di Cakung dilakukan untuk menelusuri peran setiap pihak dalam rantai tersebut.
Dalam keterangan yang dikutip detikcom pada Minggu (19/7/2026), Avrilendy mengatakan penyidik kembali mengamankan MH dan VW sebagai pemasok bahan baku karisoprodol. Polisi menduga keduanya memegang peran penting dalam penyediaan bahan bagi produksi tablet ilegal.
Jalur pasokan dari kawasan Asia
Berdasarkan pemeriksaan sementara, MH dan VW mengaku mendapatkan bahan baku dari salah satu negara di kawasan Asia. Keterangan itu masih diperiksa untuk mengetahui pemasok awal serta pola pengiriman bahan tersebut.
Penyidik juga mendalami kemungkinan keterkaitan keduanya dengan jaringan internasional. Penelusuran mencakup pihak lain yang diduga terlibat dalam pasokan, penyimpanan, hingga produksi tablet karisoprodol.
Polisi belum menyampaikan negara asal bahan maupun rincian jalur distribusi yang digunakan. Informasi tersebut menjadi bagian dari pengembangan perkara yang masih berjalan.
Atas dugaan perbuatannya, MH dan VW dipersangkakan dengan ketentuan pidana terkait percobaan atau permufakatan jahat dalam tindak pidana narkotika. Keduanya juga dijerat dengan ketentuan dalam Undang-Undang Kesehatan serta aturan pidana lain yang disebutkan penyidik.
“Kasus ini masih terus kami kembangkan,” ujar Avrilendy. Pendalaman diarahkan untuk mengungkap keseluruhan jaringan yang diduga berada di balik pasokan bahan baku karisoprodol tersebut.
