Skin Barrier Lemah Bikin Eksim Bayi Mudah Kambuh, Cara Menjaganya Bukan Sekadar Oles Pelembap

Author: Redaksi Android62

Eksim pada bayi dan anak kerap kembali muncul bukan hanya karena kulit kering, tetapi karena lapisan pelindung kulit atau skin barrier yang melemah. Saat sawar kulit terganggu, kelembapan lebih mudah hilang dan alergen, iritan, serta mikroorganisme penyebab infeksi lebih gampang masuk.

Kondisi itu membuat peradangan berulang lebih sulit dihindari. Karena itu, pencegahan kambuh tidak cukup berhenti pada meredakan gatal atau kemerahan di permukaan kulit.

Fokus utama ada pada perbaikan sawar kulit

Penanganan eksim anak perlu menempatkan pemulihan skin barrier sebagai prioritas. Jika lapisan pelindung kulit kembali berfungsi dengan baik, risiko inflamasi berulang, infeksi sekunder, dan gejala yang lebih berat dapat ditekan.

Laporan klinis American Academy of Pediatrics menyebut kulit yang sawarnya terganggu akan lebih mudah kehilangan air. Dalam kondisi seperti ini, kulit juga menjadi lebih rentan terhadap pemicu dari luar yang membuat eksim mudah kambuh.

Perawatan harian yang disarankan

American Academy of Pediatrics menyarankan penggunaan pelembap atau emolien secara rutin untuk membantu mengurangi kehilangan air dari kulit. Pelembap juga membantu memperbaiki lapisan pelindung yang rusak dan menurunkan risiko gatal serta peradangan.

Perawatan harian yang konsisten menjadi penting agar kulit anak tetap stabil. Orang tua juga perlu memilih produk yang tidak mengandung parfum, alkohol, atau bahan iritatif lain.

Selain itu, pakaian berbahan lembut seperti katun dapat membantu mengurangi gesekan pada kulit sensitif. Langkah sederhana ini relevan untuk mendukung kulit anak yang mudah bereaksi terhadap iritasi.

Ceramide dan pendekatan baru untuk kulit sensitif

Sejumlah pakar dermatologi kini menempatkan kesehatan sawar kulit sebagai fokus utama dalam penelitian dan tata laksana dermatitis atopik. Dalam Scientific Anniversary Symposium yang diselenggarakan Uriage Indonesia dan dihadiri para dokter kulit pada Sabtu (13/6/2026), Derma Regional Business Medical Coordinator Uriage, Thibault Aardewijn, menegaskan bahwa pendekatan berbasis riset dermatologi terus berkembang untuk membantu menjaga keseimbangan kulit.

Dalam forum itu, turut diperkenalkan lini perawatan kulit kering dan atopik Uriage Xémose C8+ yang mengusung teknologi Biomimetic Ceramides. Ceramide dikenal sebagai salah satu unsur penting penyusun skin barrier karena berfungsi menjaga kelembapan dan memperkuat lapisan pelindung kulit.

Karena perannya itu, produk berbasis ceramide dinilai relevan untuk membantu menjaga kondisi kulit bayi dan anak yang rentan mengalami eksim berulang. Pendekatan ini memperkuat perhatian bahwa menjaga sawar kulit sama pentingnya dengan mengatasi keluhan yang terlihat di permukaan.

Angka kasus pada bayi dan anak terus tinggi

Data Kelompok Studi Dermatologi Anak Indonesia menunjukkan dermatitis atopik menjadi salah satu masalah kulit yang paling sering ditemukan pada anak di berbagai fasilitas layanan kesehatan. Prevalensinya disebut mencapai 10 hingga 20 persen pada bayi dan anak-anak.

Angka itu jauh lebih tinggi dibandingkan pada populasi dewasa yang berkisar 1 hingga 3 persen. Di tengah polusi udara yang memburuk, perubahan iklim, dan pola hidup modern, perhatian terhadap kesehatan kulit anak menjadi semakin mendesak.

Jika sawar kulit terus dibiarkan melemah, kulit anak bukan hanya lebih kering dan mudah gatal, tetapi juga lebih mudah mengalami peradangan berulang. Karena itu, rutinitas perawatan yang mendukung skin barrier perlu dijaga konsisten agar eksim tidak mudah kambuh.

Source: www.suara.com
Berita Terbaru