Skutik Premium China Ini Dibekali Kamera Ganda Dan ABS, Honda Forza Tertekan Oleh Haojue TVL350

Haojue TVL350 hadir dengan paket yang langsung mengarah ke kelas skutik premium besar, dan yang paling mencolok bukan hanya mesinnya. Motor ini datang membawa kamera depan dan belakang, panel TFT 7 inci, konektivitas smartphone, serta sistem Traction Control System yang jarang jadi sorotan utama di skutik sekelasnya.

Di pasar yang selama ini identik dengan nama-nama mapan, TVL350 mencoba masuk lewat kombinasi fitur keselamatan dan perangkat elektronik yang lengkap. Kehadirannya juga membuat perbandingan dengan Honda Forza semakin sering muncul, terutama karena posisinya berada di wilayah yang lebih dekat ke Forza 350 ketimbang Forza 250.

Fitur jadi senjata utama

Haojue tidak hanya mengandalkan tampilan besar untuk menarik perhatian. TVL350 dibekali rem ABS dual channel dan kaliper dari Nissin, yang mendampingi Traction Control System untuk memberi rasa aman saat berkendara.

Paket ini terasa penting karena konsumen skutik premium biasanya menaruh perhatian besar pada kontrol dan keamanan. Di sisi lain, kamera depan dan belakang memberi nilai tambah yang membuat motor ini terasa lebih modern dibanding skutik premium konvensional.

Seluruh sistem itu terhubung ke panel TFT berukuran 7 inci. Layar tersebut juga dapat tersambung dengan smartphone, sehingga TVL350 tampil dengan karakter digital yang cukup kuat.

Mesin 339 cc, bukan sekadar gaya

Di balik bodinya, TVL350 memakai mesin 4-tak satu silinder 339 cc dengan pendingin cairan. Tenaga puncaknya mencapai 29,5 dk, sedangkan torsinya 32,2 Nm.

Bekal itu menempatkan TVL350 di kelas yang relevan untuk bersaing dengan skutik premium bermesin besar. Haojue tampak ingin menawarkan performa yang berada di atas skutik menengah, tanpa harus keluar dari kategori yang sama.

Karena itulah, model ini lebih pas dipandang sebagai lawan untuk Honda Forza 350 yang beredar di luar Indonesia. Posisi itu penting karena Forza yang dikenal di Indonesia sendiri memakai mesin 250 cc.

Desain dibuat dekat dengan skutik touring premium

Dari sisi tampilan, TVL350 mengusung bodi bongsor dengan proporsi yang mengarah ke skutik touring. Nama “travel” yang dipakai juga mempertegas arah pengembangan motor ini sebagai kendaraan untuk perjalanan jarak menengah hingga jauh.

Kemiripan dengan Honda Forza paling mudah terlihat dari windshield, bagian depan, dan kesan padat pada fascia. Cover windshield dibuat serupa dan sudah menggunakan sistem adjustable, sementara lampu ganda yang menyudut serta DRL memanjang ikut memperkuat nuansa yang dekat dengan Forza.

Meski begitu, Haojue tetap memberi ciri pembeda di bagian depan. Lampu sein ditempatkan di sisi bodi depan kiri dan kanan, sedangkan kaca spion dibuat lebih menjulang agar identitasnya tetap terlihat.

Masuk ke area yang selama ini dikuasai merek Jepang

Kehadiran TVL350 menunjukkan bahwa kelas matik premium tidak lagi hanya menjadi ruang permainan pabrikan Jepang. Haojue datang dengan pendekatan yang menggabungkan desain akrab, fitur keselamatan, dan kelengkapan elektronik untuk menekan posisi para pemain lama.

Dari samping, kesan mirip Forza masih terasa kuat karena bodi depan terlihat lebih gambot. Joknya juga dirancang dengan back support untuk menunjang kenyamanan pengendara.

Haojue sendiri bukan nama asing di industri roda dua Asia. Pabrikan ini dikenal sebagai rekanan Suzuki untuk perakitan motor di Tiongkok, dan kedekatan tersebut membuat TVL350 ikut menarik perhatian karena ada kemungkinan model ini suatu saat muncul dengan emblem Suzuki.

Source: kabaroto.com

Berita Terkait