Qualcomm mendorong kelas ponsel murah dengan dua chip baru yang tidak sekadar mengejar angka performa, tetapi juga efisiensi daya dan fitur yang lebih lengkap. Snapdragon 4 Gen 5 dan Snapdragon 6 Gen 5 disiapkan agar HP terjangkau terasa lebih gesit, lebih hemat, dan lebih siap untuk kebutuhan sehari-hari.
Paket peningkatan ini penting karena banyak pengguna masih menjadikan ponsel di segmen ramah kantong sebagai perangkat utama. Kalau klaim Qualcomm benar-benar hadir di produk komersial, dampaknya dapat terasa pada gaming, kamera, koneksi 5G, dan daya tahan baterai.
Snapdragon 6 Gen 5 dibawa untuk kelas yang lebih menuntut
Di antara dua chip itu, Snapdragon 6 Gen 5 diposisikan lebih tinggi dan lebih fokus pada performa. Qualcomm membekalinya dengan empat inti performa 2.6GHz dan empat inti efisiensi 2.0GHz agar perangkat lebih siap menangani beban pemrosesan yang lebih berat.
Qualcomm mengklaim GPU di chip ini 21% lebih kencang dibanding Snapdragon 6 generasi sebelumnya. Selain itu, efisiensi dayanya disebut naik 8%, sehingga peningkatan tidak hanya terasa pada kecepatan, tetapi juga pada konsumsi baterai.
Untuk pengguna yang sering bermain gim atau memutar musik lama, Qualcomm memperkirakan ada keuntungan nyata. Chip ini disebut memberi setidaknya dua jam tambahan pemutaran musik dan hampir 40 menit ekstra bermain gim dalam satu kali pengisian baterai.
Fokus gaming dan konektivitas ikut diperluas
Snapdragon 6 Gen 5 juga mendapatkan sejumlah fitur yang mengarah ke pengalaman bermain. Qualcomm menyertakan Adaptive Performance Engine 4.0, Snapdragon Game Super Resolution untuk upscaling grafis, dan penyetelan Frames Per Second 3.0.
Sektor konektivitas ikut naik kelas melalui dukungan Wi-Fi 7, Bluetooth 6.0, dan BT Channel Sounding untuk item tracker. Qualcomm juga menyebut adanya dukungan 3GPP Release 17 dan modem Snapdragon 5G, yang diklaim sebagai yang pertama untuk kedua seri chip ini.
Pada Snapdragon 6 Gen 5, dukungan itu ditambah FDD Power Class 2 untuk uplink. Qualcomm mengatakan fitur tersebut memungkinkan band upload khusus, sehingga unggahan gambar dan data bisa 25% lebih cepat.
Snapdragon 4 Gen 5 dibidik untuk ponsel murah
Jika Snapdragon 6 Gen 5 mengejar kelas yang lebih kencang, Snapdragon 4 Gen 5 menjadi andalan untuk ponsel murah. Chip ini memakai fabrikasi 4nm dan desain octa-core dengan dua inti performa 2.4GHz serta enam inti efisiensi 2.0GHz.
Qualcomm menekankan bahwa rancangan itu dibuat untuk menyeimbangkan tenaga dan hemat daya. Perusahaan juga menyebut peningkatan GPU mencapai 77% dibanding Snapdragon 4 sebelumnya, dengan visual yang diklaim bisa tampil lebih hidup hingga 90fps.
Ada juga klaim performa keseluruhan yang 54% lebih tinggi dibanding kompetitor, meski Qualcomm tidak merinci chip pembanding yang digunakan. Bagi segmen harga rendah, klaim seperti ini berarti potensi peningkatan yang terasa lebih langsung saat dipakai harian.
Pemakaian harian ikut diuntungkan
Qualcomm tidak hanya menonjolkan angka performa di Snapdragon 4 Gen 5. Chip ini disebut mampu memberi tambahan satu jam pemutaran video, lebih dari satu setengah jam pemutaran musik, dan tambahan 35 menit panggilan suara dalam sekali isi daya.
Ada pula Snapdragon Sound dengan teknologi Aqstic AptX Adaptive, serta Snapdragon Smooth Motion UI yang diklaim dapat mengurangi stutter layar hingga 25%. Di sisi perangkat lunak, peluncuran aplikasi juga disebut 43% lebih cepat.
Untuk pengguna ponsel dual SIM, dukungan yang dibawa juga cukup relevan. Snapdragon 4 Gen 5 mendukung dua kartu SIM dengan 5G aktif bersamaan pada keduanya, sesuatu yang praktis untuk pengguna yang memakai dua nomor untuk kebutuhan berbeda.
Kamera ponsel murah ikut mendapat dorongan
Peningkatan di chip baru Qualcomm juga menyentuh sektor kamera. Snapdragon 4 Gen 5 mendukung auto-exposure, auto-focus, dan auto white balance untuk membantu hasil tangkapan yang lebih konsisten.
Selain itu, ada dukungan face detection dan electronic image stabilization atau EIS agar gambar tetap stabil. Dengan begitu, ponsel murah yang memakai chip ini berpeluang membawa pengalaman kamera yang lebih lengkap daripada yang biasa ditemui di kelasnya.
Ponsel komersial baru menyusul
Qualcomm menyebut perangkat dengan Snapdragon 6 Gen 5 dan Snapdragon 4 Gen 5 akan mulai hadir pada paruh kedua 2026. Sejumlah merek yang sudah tercatat akan mengadopsinya adalah Honor, Oppo, Realme, dan Redmi.
Nama-nama itu penting karena aktif bermain di segmen harga terjangkau hingga menengah. Jika implementasinya sesuai klaim Qualcomm, generasi ponsel murah berikutnya bisa tampil jauh lebih kompeten tanpa harus mendekati kelas flagship.
Source: www.androidpolice.com






