Donasi awal dari IShowSpeed untuk yayasan amal barunya langsung menjadi sorotan. Dari target penggalangan dana sebesar USD 150.000, streamer internasional bernama asli Darren Jason Watkins Jr. itu sudah menyumbang USD 50.000 dari dana pribadinya.
Langkah tersebut menandai peluncuran The IShowSpeed Foundation, yayasan amal pertama yang dibentuk Speed. Fokus utamanya tidak berhenti pada bantuan umum, tetapi diarahkan pada akses bermain, berolahraga, dan bergembira bagi anak-anak agar mereka punya peluang tumbuh lebih sehat dan setara.
Fokus awal diarahkan ke Afrika
Program perdana yayasan ini diberi nama The Africa Fund. Kampanye itu dijalankan bersama Common Goal, organisasi gerakan sepak bola global yang aktif mendanai inisiatif sosial.
Melalui program tersebut, dana akan disalurkan ke organisasi akar rumput di Afrika. Organisasi-organisasi ini memanfaatkan sepak bola sebagai sarana untuk memberi peluang, edukasi, dan harapan masa depan bagi anak-anak muda.
Pendekatan itu membuat sepak bola diposisikan bukan hanya sebagai hiburan. Di tangan program ini, olahraga menjadi alat pemberdayaan yang diharapkan bisa membuka akses lebih luas bagi anak-anak di lapangan.
Menjangkau negara yang pernah disinggahi Speed
The Africa Fund menyasar anak-anak di 20 negara Afrika yang pernah dikunjungi Speed saat world tour. Negara-negara itu meliputi Mesir, Aljazair, Maroko, Ethiopia, Kenya, Benin, Pantai Gading, Ghana, Liberia, Nigeria, Senegal, Angola, Botswana, Eswatini, Mozambik, Namibia, Rwanda, Afrika Selatan, Zambia, dan Zimbabwe.
Daftar tersebut menunjukkan bahwa kampanye ini terhubung langsung dengan pengalaman perjalanan Speed sendiri. Fokusnya bukan semata wilayah yang jauh dari perhatiannya, melainkan tempat-tempat yang sudah ia datangi dan lihat secara langsung.
Pesan pribadi dari perjalanan keliling dunia
Dalam laman resmi yayasannya, Speed menegaskan bahwa pengalamannya berkeliling dunia memberi pelajaran yang serupa di banyak tempat. Ia menyebut anak-anak di mana pun pada dasarnya ingin bersenang-senang dan mengejar mimpi mereka.
Pernyataan itu memberi gambaran tentang alasan di balik lahirnya yayasan baru tersebut. Aksi sosial ini tampak dibangun dari pengamatan langsung selama perjalanan, bukan sekadar langkah pencitraan.
Penggalangan dana masih dibuka
Pengumpulan dana untuk The Africa Fund masih berlangsung hingga 11 Juni 2026. Publik, termasuk penggemar dan masyarakat umum, masih bisa ikut berkontribusi untuk mendukung organisasi yang bekerja di lapangan.
Setelah masa penggalangan berakhir, yayasan berjanji mengumumkan daftar lengkap organisasi akar rumput penerima bantuan pada 19 Juli 2026. Janji transparansi itu menjadi bagian penting dalam upaya membangun kepercayaan terhadap kampanye amal perdana The IShowSpeed Foundation.
Source: www.medcom.id






