Djed Spence menjadi nama yang paling disorot menjelang laga Inggris kontra DR Kongo. Steph Houghton menilai bek kanan itu bisa memberi bantuan besar saat Inggris berhadapan dengan lawan yang memiliki karakter fisik kuat.
Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 17:00 BST, dan perhatian utama tertuju pada pilihan Thomas Tuchel di sektor pertahanan. Situasi itu makin sensitif karena beberapa pemain lain sedang cedera, sehingga opsi yang tersedia menjadi pusat pembahasan.
Fokus pada sisi kanan pertahanan
Houghton menilai idealnya empat bek dan penjaga gawang Inggris bisa tetap sama sepanjang turnamen. Namun, kondisi yang ada saat ini membuat posisi bek kanan mendapat sorotan lebih besar dari biasanya.
Absennya sejumlah pemain ikut menambah beban pada pilihan di sektor itu. Dalam situasi tersebut, nama Spence muncul sebagai salah satu keputusan paling penting sebelum kickoff.
Kekuatan fisik yang dinilai cocok
Menurut Houghton, kekuatan fisik Spence dapat menjadi nilai tambah ketika Inggris melawan DR Kongo. Kemampuan itu dianggap berguna bukan hanya saat membantu serangan, tetapi juga saat tim harus bertahan.
Karakter lawan yang menuntut duel fisik membuat Spence dipandang sebagai sosok yang mampu menjaga keseimbangan di sisi kanan. Karena itu, keputusan Tuchel di area tersebut menjadi salah satu detail yang paling diperhatikan.
Kepercayaan kepada Tuchel tetap dijaga
Houghton juga meminta publik tetap mempercayai Thomas Tuchel meski ada potensi gangguan akibat perubahan susunan pemain. Ia menilai pelatih asal Jerman itu memahami kebutuhan tim dan tahu apa yang sedang dilakukan.
Di lini belakang, Houghton melihat ada sedikit stabilitas. Ezri Konsa dan Marc Guehi disebut sebagai dua bek tengah utama, sementara Nico O’Reilly mengisi sisi kiri.
Source: www.bbc.com






