Steam Machine Dipertanyakan, Cyberpunk 2077 Saja Sulit Menembus 30 FPS

Author: Redaksi Android62

Steam Machine kini menghadapi sorotan tajam setelah hasil pengujian yang beredar menunjukkan performa yang belum meyakinkan untuk game berat. Dalam salah satu laporan yang ramai dibahas, perangkat itu disebut hanya mencatat 28 FPS saat menjalankan Cyberpunk 2077 pada resolusi 1440p, pengaturan medium, dengan ray tracing aktif.

Angka tersebut langsung memicu perbandingan dengan perangkat lain di kelas harga serupa. Bagi banyak calon pembeli, hasil itu menjadi sinyal awal bahwa perangkat gaming bergaya konsol ini belum tentu memberi ruang nyaman untuk judul-judul AAA modern.

Performa yang ikut disorot dari game lain

Cyberpunk 2077 bukan satu-satunya judul yang memunculkan tanda tanya. Black Myth: Wukong juga disebut berjalan di kisaran 20 FPS pada 1440p dengan setelan Very High, sehingga kekhawatiran soal tenaga grafis Steam Machine semakin menguat.

Meski begitu, angka-angka tersebut belum bisa dianggap sebagai putusan final karena belum ada verifikasi independen yang memperkuat hasil itu. Namun, data yang beredar sudah cukup untuk memicu diskusi luas di komunitas gamer, terutama karena game-game tersebut memang sering dipakai sebagai tolok ukur perangkat keras.

Harga membuat perbandingan semakin keras

Perdebatan soal performa semakin panas ketika harga perangkat ikut dibahas. Steam Machine disebut dibanderol mulai 1,049 Dollars, angka yang menempatkannya di atas PS5 standar dan juga PS5 Pro.

Situasi itu membuat banyak orang mempertanyakan nilai yang ditawarkan. Jika perangkat dengan harga lebih tinggi justru masih kesulitan menjaga performa di sejumlah game berat, wajar bila pembeli menimbang ulang apakah paket yang dijual benar-benar sepadan.

Posisinya memang unik karena tidak sepenuhnya menjadi konsol tradisional, tetapi juga bukan desktop gaming penuh yang bisa dirakit sesuai kebutuhan. Kompromi seperti ini membuat ekspektasi terhadap performa menjadi sangat tinggi, terutama saat perangkat dipasarkan sebagai pengalaman gaming PC bergaya konsol.

PS5 ikut masuk dalam perbincangan

Diskusi tidak berhenti pada angka benchmark yang beredar. Sejumlah ulasan dan analisis, termasuk dari Digital Foundry, menilai perangkat ringkas dari Valve itu bisa kesulitan menyamai PS5 di beberapa judul.

Nama-nama seperti Alan Wake 2, Crimson Desert, dan Forza Horizon 5 ikut muncul dalam pembahasan tersebut. Dalam beberapa kasus, PS5 dilaporkan mampu mencatat rata-rata frame rate yang lebih tinggi dengan kebutuhan konfigurasi dan optimasi yang lebih sederhana bagi pengguna.

Perbandingan semacam ini penting karena banyak pemain menginginkan kemudahan khas konsol. Jika perangkat bergaya konsol justru menuntut perhatian lebih besar pada pengaturan, daya tarik utamanya bisa terasa berkurang di mata sebagian calon pembeli.

Komunitas masih terbelah

Respons di media sosial dan Reddit menunjukkan pandangan yang belum seragam. Sebagian pengguna menilai Steam Machine sulit dibenarkan jika hasil awalnya terus memperlihatkan performa yang kurang meyakinkan pada game berat.

Di sisi lain, ada pula yang menekankan bahwa kekuatan perangkat ini tidak semata-mata ditentukan oleh angka benchmark. Mereka melihat desain ringkas, akses ke ekosistem Steam yang luas, dan fleksibilitas platform PC sebagai nilai tambah yang tetap penting.

Meski demikian, kritik dari kubu lain juga tidak kalah keras. Sejumlah penggemar PC beranggapan bahwa sistem gaming lain dengan harga serupa bisa menawarkan tenaga yang lebih besar untuk beban kerja berat.

Dengan situasi seperti ini, Steam Machine masih berada dalam ruang perdebatan yang belum solid. Benchmark yang beredar memang belum memberikan jawaban akhir, tetapi angka 28 FPS di Cyberpunk 2077 pada 1440p medium dengan ray tracing, serta sekitar 20 FPS di Black Myth: Wukong pada 1440p Very High, sudah cukup untuk membuat posisinya dipertanyakan di tengah persaingan harga, performa, dan ekspektasi gamer modern.

Source: tech.sportskeeda.com
Berita Terbaru