SteamOS 3.8 Bawa Lompatan Besar, Steam Deck dan Legion Go Makin Siap Dipakai Harian

Author: Redaksi Android62

Valve merilis SteamOS 3.8 dengan fokus yang sangat jelas pada stabilitas, kompatibilitas, dan pengalaman pakai harian di perangkat handheld. Pembaruan ini hadir untuk Steam Deck dan perangkat lain yang sudah didukung resmi, termasuk Lenovo Legion Go 2 dan Lenovo Legion Go S.

Yang paling terasa dari rilis ini adalah perluasan dukungan SteamOS di luar Steam Deck. Bagi pengguna handheld PC, langkah ini menegaskan bahwa SteamOS semakin diposisikan sebagai sistem operasi gaming Linux yang lebih matang untuk lebih banyak perangkat.

Performa grafis dan tampilan ikut digenjot

Di sisi performa, SteamOS 3.8 membawa pembaruan driver grafis yang menyasar perbaikan performa dan stabilitas. Valve juga menambahkan fitur grafis baru yang sebelumnya belum tersedia dan dibutuhkan oleh game tertentu, termasuk Crimson Desert.

Untuk pengalaman visual, pembaruan ini menambah dukungan awal HDMI VRR pada perangkat dengan keluaran HDMI native. Valve juga meningkatkan frame pacing VRR agar tampilan game terasa lebih mulus di layar yang mendukung fitur tersebut.

Basis sistem dan desktop ikut naik kelas

SteamOS dibangun di atas Arch Linux dan KDE, dan keduanya ikut diperbarui di versi ini. Valve menaikkan KDE Plasma ke 6.4.3 dari 6.2.5, sekaligus memperbarui basis Arch Linux yang menjadi fondasi sistem.

Walau belum memakai versi KDE paling baru, perpindahan ini tetap membawa lebih banyak fitur, perbaikan, dan pembaruan keamanan dibandingkan rilis sebelumnya yang lebih lama. Di Desktop Mode, Wayland kini digunakan sebagai setelan bawaan.

Valve juga menyatukan pengaturan bahasa dan tata letak keyboard di Desktop Mode agar mengikuti setelan Game Mode. Perubahan ini membuat perpindahan antarmode terasa lebih konsisten bagi pengguna.

Selain itu, ada peningkatan perilaku jendela untuk game yang berjalan lewat Proton. Efeknya, pengalaman desktop saat menjalankan game non-native Linux menjadi lebih tertata.

Fitur harian yang langsung terasa

SteamOS 3.8 menambahkan dukungan untuk membangunkan perangkat dari mode tidur melalui Steam Controller yang terhubung. Valve juga menyebut kecepatan pembaruan sistem operasi di masa mendatang meningkat signifikan pada koneksi berkecepatan tinggi.

Game Mode kini mendapat peningkatan dukungan screen casting, termasuk untuk OBS dan Discord. Bagi pengguna yang sering merekam gameplay atau melakukan siaran, kemampuan ini menjadi tambahan yang relevan.

Valve turut memperluas dukungan untuk sejumlah setir balap USB dan perangkat USB yang melakukan boot dengan mode non-standar. Pada sisi kontroler, proses pembaruan firmware Steam Deck kini menampilkan progres di splash screen.

Audio, konektivitas, dan aksesibilitas

Untuk audio, SteamOS 3.8 kini dapat mendeteksi jumlah kanal HDMI dan menampilkan konfigurasi surround bila tersedia. Sistem juga mendapat opsi untuk memakai mikrofon headset Bluetooth, meski kualitas audio pemutaran akan menurun saat perekaman aktif.

Valve memulihkan perangkat audio internal setelah reboot jika sebelumnya diatur ke posisi “Off” dalam Desktop Mode. Di sisi lain, waktu tunda suspend untuk perangkat HDMI ditingkatkan agar audio awal tidak terpotong setelah perangkat beberapa detik tidak aktif.

Fitur aksesibilitas juga mendapat tambahan melalui opsi untuk memaksa keluaran audio mono. Sementara itu, Bluetooth Wake pada Steam Deck LCD diaktifkan kembali.

Dukungan perangkat baru dan alat pengembang

SteamOS 3.8 menyertakan dukungan awal untuk perangkat Steam Machine yang akan datang. Langkah ini memperlihatkan bahwa Valve terus menyiapkan SteamOS untuk bentuk perangkat keras yang lebih beragam di luar Steam Deck.

Pembaruan ini juga membawa kernel Linux 6.16 serta dukungan awal untuk berjalan sebagai guest Virtual Machine melalui driver virtio guest. Untuk kebutuhan pengembang, Steam memakai steamos-manager untuk memeriksa sesi desktop yang tersedia dan berpindah sesi.

Valve turut menambahkan dukungan pengaturan kata sandi desktop melalui developer settings, dukungan perangkat pihak ketiga untuk memicu boot menu SteamOS lewat variabel EFI, dan perintah custom-update pada atomupd-manager untuk pengujian build tertentu.

System report kini menyertakan lebih banyak informasi debug audio, sementara dukungan awal untuk scheduler CPU LAVD juga sudah tersedia melalui perintah steamosctl set-cpu-scheduler lavd.

Cara memperbarui perangkat

Pengguna perangkat yang kompatibel bisa memasang SteamOS 3.8 melalui menu Settings. Buka tab System, pastikan System Update Channel berada di posisi Stable, lalu tekan Check For Updates.

Jika SteamOS 3.8 muncul dengan tanda seru kuning, pilih Apply dan tunggu prosesnya selesai. Setelah itu, perangkat perlu di-restart untuk menyelesaikan instalasi.

Dengan perubahan yang menyentuh driver grafis, desktop, audio, firmware, hingga dukungan perangkat resmi baru, SteamOS 3.8 menjadi pembaruan besar yang memperkuat posisi SteamOS di pasar handheld gaming PC. Bagi pengguna Steam Deck maupun perangkat seperti Lenovo Legion Go 2, rilis ini memberi fondasi yang lebih stabil untuk bermain dan memakai perangkat sehari-hari.

Source: tech.sportskeeda.com
Berita Terbaru