Vario 180 cc Ini Tembus Rp400 Juta, Detail Vietnam Style-nya Bikin Juri Tertarik

Author: Redaksi Android62

Honda Vario Gen 3 bergaya Vietnam Style milik King Abraham berhasil mencuri perhatian di Black Motodify 2026 dan akhirnya meraih gelar juara umum kategori Non Professional. Motor ini disebut dibangun dengan biaya yang mendekati Rp400 juta, angka yang menunjukkan betapa seriusnya pengerjaan proyek tersebut.

Di balik tampilannya yang ekstrem, motor ini membawa pendekatan modifikasi yang sangat terarah. Seluruh konsep dibangun untuk menampilkan karakter Vietnam Style yang padat detail, dengan komponen impor dan pengerjaan yang tidak dikejar sekadar terlihat ramai.

Detail Vietnam Style dikerjakan sangat serius

Proyek ini digarap oleh Toms Gank dengan fokus pada kerapian serta keserasian antar komponen. Hampir semua bagian yang dipasang memakai produk impor, sehingga hasil akhirnya jauh dari tampilan Vario standar.

Sektor pengereman menggunakan MFZ, sedangkan suspensinya mengandalkan TBT. Sejumlah komponen titanium custom juga dipasang untuk memperkuat identitas motor dan menjaga konsistensi konsep yang dibawa sejak awal.

Pilihan komponen tersebut membuat motor tampil padat dan penuh detail. Setiap elemen tampak diposisikan agar tetap sejalan dengan karakter modifikasi ala Vietnam yang menjadi dasar bangunan ini.

Mesin naik ke 180 cc

Ubahan pada motor ini tidak berhenti di sisi visual. Mesin juga ditingkatkan hingga 180 cc melalui penggunaan piston 63 mm BRT dan head 4 klep Moto1.

Karakter mesin kemudian dibuat lebih agresif lewat ECU remap. Kombinasi itu memberi nilai lebih karena motor tidak hanya menonjol dari tampilan, tetapi juga menunjukkan keseriusan di sektor performa.

Peningkatan kubikasi seperti ini menuntut presisi yang tinggi. Seluruh komponen harus tetap bekerja selaras agar hasil modifikasi tidak hanya menarik di kontes, tetapi juga matang secara teknis.

Bagasi dibuat ulang dari nol

Salah satu bagian paling rumit ada pada area bagasi yang harus dibuat ulang dari nol. Penyesuaian itu diperlukan karena pemasangan sejumlah komponen aftermarket menuntut struktur motor dirombak agar tetap proporsional.

Toms Gank menyebut pengerjaan proyek ini melibatkan banyak detail dan membuat tim bekerja hingga larut malam. Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa motor ini lahir dari proses panjang, bukan sekadar pemasangan aksesori secara cepat.

Kerja teknis yang rapi itu akhirnya terbayar saat motor tampil mencolok di arena kontes. Hasilnya, Vario milik King Abraham dinilai matang baik dari sisi tampilan maupun konstruksi.

Biaya besar, hasil sepadan

Dengan biaya pembangunan yang mendekati Rp400 juta, proyek ini menjadi salah satu unit yang paling menonjol di kelasnya. Sorotan yang didapat motor ini memperlihatkan bahwa kontes modifikasi nasional masih sangat memberi tempat bagi konsep berani dan pengerjaan yang detail.

Pencapaian sebagai juara umum kategori Non Professional juga menegaskan bahwa kombinasi estetika, teknik, dan presisi masih menjadi penentu utama dalam penilaian. Dalam kasus ini, Vario 180 cc bergaya Vietnam Style itu berhasil menunjukkan bahwa proyek modifikasi yang serius bisa berdiri kuat di tengah persaingan yang ketat.

Berita Terbaru