Stephen Chow Abaikan Kritik, Dilraba Dipercaya Memimpin Kung Fu Soccer

Keputusan Stephen Chow mempercayakan karakter Yu Long kepada Dilraba Dilmurat berbuah perhatian besar saat Kung Fu Soccer mencatat pendapatan 800 juta yuan dalam empat hari pertama penayangan. Angka itu dilaporkan muncul di tengah pasar film China yang kompetitif.

Film tersebut juga diproyeksikan dapat menembus pendapatan lebih dari 3 miliar yuan hingga akhir masa tayangnya. Capaian awal ini memberi konteks baru terhadap pilihan Chow yang sempat dipertanyakan karena rekam jejak layar lebar Dilraba.

PeriodePendapatanKeterangan
Empat hari pertama800 juta yuanPendapatan yang dilaporkan
Akhir penayanganLebih dari 3 miliar yuanProyeksi industri

Menurut Kompas.com, Kung Fu Soccer dipimpin oleh pemeran perempuan dan menempatkan Dilraba sebagai salah satu tokoh utama. Peran Yu Long menuntut kemampuan akting, seni bela diri, serta sepak bola dalam satu karakter.

Chow menilai kemampuan lebih penting

Stephen Chow menilai kemampuan alami dan profesionalisme Dilraba Dilmurat lebih penting daripada penilaian publik atas perjalanan kariernya. Sutradara itu dikenal memiliki reputasi menemukan talenta yang sebelumnya belum banyak diperhitungkan lalu membentuk karakter layar yang menonjol.

“Baik itu adegan laga maupun akting, Dilraba sangat berbakat,” ujar Chow. Penilaian tersebut menjadi alasan utama ia mempercayakan karakter Yu Long kepada aktris itu.

Chow juga menyoroti ketepatan Dilraba saat membawakan peran tanpa terlihat berlebihan. “Akting Dilraba tidak pernah terlihat dipaksakan, tetapi di baliknya sangat tepat dan terpoles,” katanya.

Produksi film berlangsung dengan jadwal padat sehingga waktu latihan Dilraba sangat terbatas. Namun, Chow mengatakan sang aktris cepat beradaptasi setelah bergabung dengan proses syuting.

“Meskipun demikian, dia langsung beradaptasi setelah bergabung dengan produksi dan menyelesaikan semuanya dengan sangat baik,” kata Chow. Adaptasi itu dinilai penting karena perannya memerlukan kesiapan fisik sekaligus penguasaan karakter.

Pengambilan adegan berulang

Profesionalisme Dilraba juga terlihat dalam pengambilan gambar yang dilakukan berulang kali. Chow menyebut aktris tersebut tidak mengeluhkan permintaan untuk mengulang adegan.

Menurut Chow, pengulangan bukan dilakukan karena hasil sebelumnya kurang baik. Ia meminta pengambilan tambahan karena melihat peluang penampilan yang lebih istimewa pada percobaan berikutnya.

“Hampir setiap pengambilan gambar mengejutkan saya,” ujar Chow. “Berkali-kali saya bertanya, ‘Bisakah kita melakukan satu kali lagi?’ Bukan karena dia belum melakukannya dengan baik, tetapi karena dia sudah melakukannya dengan baik.”

Keraguan sebelum menerima tawaran

Dilraba sempat ragu ketika pertama kali menerima tawaran bergabung dalam Kung Fu Soccer. Keraguan itu muncul karena proyek tersebut dijaga sangat rahasia.

Ia baru merasa yakin setelah Stephen Chow menghubunginya secara langsung, memperkenalkan diri, dan menjelaskan proyek film tersebut. Dilraba menyebut undangan dari Chow sebagai kehormatan besar.

“Saya bertanya-tanya bagaimana saya akan memerankan karakter ini karena dia harus mahir dalam seni bela diri dan sepak bola sekaligus,” ungkap Dilraba. Meski menganggapnya sebagai tantangan besar, ia memutuskan menerima peran tersebut sebagai tanggung jawabnya sebagai aktris.

“Tetapi saya percaya aktor harus mampu memainkan peran apa pun, jadi saya berkata pada diri sendiri bahwa saya bisa melakukannya,” kata Dilraba. Kepercayaan Chow dan kesediaan Dilraba menghadapi tuntutan peran kemudian menjadi bagian penting dari perjalanan film itu.

Source: entertainment.kompas.com
Berita Terkait