Diskon besar mulai muncul di pasar SUV diesel bekas setelah kenaikan harga BBM diesel non-subsidi membuat minat beli ikut melemah. Di sejumlah showroom, potongan harga mencapai Rp40 juta agar unit lebih cepat bergerak di pasar.
Tekanan paling terasa ada pada mobil yang selama ini identik dengan pemakaian keluarga dan reputasi tangguh, seperti Toyota Fortuner dan Mitsubishi Pajero Sport. Ketika biaya penggunaan harian naik, banyak calon pembeli memilih menunda transaksi atau membatalkan rencana membeli mobil diesel bekas.
Di Jaya Motor Tangerang, tenaga penjual Wahyu menyebut stok Fortuner bekas masih banyak dan belum terserap pasar. Menurut dia, penyesuaian harga menjadi langkah yang perlu dilakukan supaya unit tidak terlalu lama menumpuk di showroom.
Salah satu contoh terlihat pada Toyota Fortuner 2.4 VRZ AT tahun 2021. Mobil yang sebelumnya dipasarkan sekitar Rp440 juta kini dilepas di kisaran Rp400 juta dengan kondisi pajak hidup.
Mitsubishi Pajero Sport juga ikut terkoreksi di pasar mobil bekas. Di salah satu showroom di Jakarta, Pajero Sport Dakar 4×2 tahun 2021 turun dari Rp470 juta menjadi sekitar Rp450 juta.
Pelemahan ini erat kaitannya dengan biaya operasional yang ikut berubah saat solar non-subsidi seperti Pertamina Dex dan Dexlite bergerak lebih tinggi. Bagi sebagian pembeli, selisih biaya pemakaian harian menjadi pertimbangan utama sebelum memutuskan membeli SUV diesel bekas.
Pemilik showroom Kurnia Jaya di Jelambar, Yulius, menilai penurunan harga belum sepenuhnya mematikan pasar. Ia melihat masih ada pembeli yang mencari SUV diesel karena dikenal tangguh dan punya daya tarik tersendiri.
Meski begitu, pasar kini bergerak dalam dua arah yang saling menekan. Harga turun, tetapi beban operasional tetap membuat konsumen lebih berhitung.
Kondisi ini memberi peluang bagi pemburu mobil bekas yang ingin mendapat Fortuner atau Pajero Sport dengan harga lebih terjangkau. Namun, keputusan membeli tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan harian karena biaya penggunaan sekarang tidak lagi seramah sebelumnya.
Selama stok masih tinggi dan minat belum pulih, tekanan harga pada SUV diesel bekas berpotensi berlanjut. Fortuner dan Pajero Sport masih diminati, tetapi naiknya BBM diesel non-subsidi membuat pasar harus menyesuaikan diri lebih cepat.







