Program SUPERMENTOR resmi diperkenalkan Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung Jawa Timur sebagai upaya memperluas pembinaan bagi alumni muda dan generasi muda yang sedang menata arah karier maupun merintis usaha. Program ini diposisikan sebagai jembatan menuju dunia kerja dan kewirausahaan, dengan harapan peserta mendapat pengalaman, jejaring, inspirasi, serta pendampingan yang lebih konkret.
Peluncuran program dilakukan dalam rangka Halal Bi Halal IA ITB Jawa Timur di Surabaya. Momen itu bukan sekadar ajang silaturahmi, melainkan juga ruang untuk menghadirkan kontribusi alumni yang lebih terarah bagi masyarakat, industri, dan bangsa.
Ketua Umum IA ITB Jawa Timur Muhammad Normansyah, yang akrab disapa Lora Bisma, menilai Halal Bi Halal tahun ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antarsesama alumni. Ia juga menekankan bahwa organisasi alumni perlu mendorong kontribusi yang lebih nyata melalui wadah yang bisa dirasakan manfaatnya oleh generasi berikutnya.
SUPERMENTOR dirancang sebagai ruang kolaborasi lintas generasi. Sasaran program ini tidak hanya alumni muda, tetapi juga warga muda lain yang membutuhkan pendampingan saat memasuki dunia kerja atau ketika mulai membangun usaha.
Normansyah menjelaskan bahwa program tersebut hadir untuk membantu peserta yang sedang menyiapkan langkah karier. Mereka yang ingin menjadi pengusaha juga diharapkan memperoleh dukungan agar lebih siap menghadapi tantangan di lapangan.
Kegiatan peluncuran berlangsung khidmat sekaligus meriah dengan kehadiran alumni dari berbagai angkatan di Jawa Timur. Sejumlah tokoh turut hadir, di antaranya Brian Yuliarto, Ketua Umum Pengurus Pusat IA ITB Agustin Peranginangin, perwakilan Direktorat Kealumnian dan Pengembangan Karier ITB, serta jajaran Dewan Penasehat dan Dewan Pakar IA ITB Jawa Timur.
Dukungan terhadap acara juga datang dari BTN Jabanusra sebagai penyedia venue. Selain itu, Petrogas Jatim Utama Cendana, Ziminka Mining Group, serta sponsor dan donatur lain ikut memberi kontribusi dalam kelancaran kegiatan.
Koordinasi acara berada di bawah Wakil Ketua Umum IA ITB Jawa Timur Handy Madinata dan Sekretaris Jenderal Aida Noviasari. Panitia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam keberhasilan rangkaian kegiatan tersebut.
Acara ditutup dengan nonton bersama film Dilan ITB 1997. Penutup itu menambah suasana hangat dan menunjukkan kedekatan emosional sekaligus kreativitas komunitas alumni yang hadir.
Melalui SUPERMENTOR, IA ITB Jawa Timur berharap soliditas alumni di daerah semakin kuat. Organisasi ini juga mendorong lahirnya kolaborasi nyata yang memberi manfaat bagi almamater, masyarakat, bangsa, dan negara.
Source: kilasjatim.com






