Suporter Piala Dunia 2026 Terancam Bayar Rp1,7 Juta ke MetLife, Tarif Khusus Picu Protes

Author: Redaksi Android62

MetLife Stadium akan menjadi salah satu pusat perhatian terbesar di Piala Dunia 2026 karena dijadwalkan menggelar delapan pertandingan penting, termasuk laga fase grup hingga partai final. Besarnya arus penonton membuat akses ke stadion ini ikut disorot, terutama setelah muncul kabar bahwa ongkos kereta menuju lokasi bisa mencapai 100 dolar AS atau sekitar Rp 1,7 juta untuk tiket pulang-pergi dari Penn Station New York.

Bila skema itu benar diterapkan, biaya perjalanan singkat yang biasanya hanya 12,9 dolar AS atau sekitar Rp 221 ribu bisa naik hampir tujuh kali lipat. Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan besar tentang beban finansial yang harus ditanggung suporter hanya untuk sampai ke stadion, sebelum mereka membayar tiket pertandingan.

Tarif yang memicu protes

NJ Transit disebut sedang menyiapkan tarif khusus untuk rute menuju MetLife Stadium di New Jersey. Kebijakan ini bukan hanya menuai kritik karena harganya dianggap terlalu tinggi, tetapi juga karena dilaporkan tidak memberi diskon untuk anak-anak dan lanjut usia.

Sorotan terhadap tarif ini muncul karena transportasi massal seharusnya menjadi jalur yang memudahkan pergerakan penonton. Namun, jika harga tiket melonjak tajam, moda yang semestinya membantu justru berubah menjadi beban tambahan bagi suporter.

Beban ke warga New Jersey ditolak

Gubernur New Jersey, Mikie Sherrill, menegaskan bahwa biaya operasional transportasi untuk suporter tidak semestinya dibebankan kepada warga lokal. Ia menyebut tanggung jawab pendanaan seperti itu seharusnya berada di pihak FIFA.

Dalam pernyataannya di media sosial, Sherrill mengatakan FIFA memberikan “0 dolar” untuk transportasi ke Piala Dunia. Ia juga menyebut NJ Transit menghadapi tagihan 48 juta dolar untuk membawa suporter pergi dan pulang dengan aman dari pertandingan.

Sherrill menambahkan bahwa biaya tersebut tidak boleh dialihkan ke komuter New Jersey dalam jangka panjang. “Saya tak akan membebankan biaya itu ke para komuter New Jersey selama bertahun-tahun ke depan. FIFA seharusnya membiayai perjalanan tersebut,” ujarnya.

Respons FIFA dan pilihan lain yang tak murah

FIFA disebut ikut terkejut dengan kritik yang muncul. Organisasi sepak bola dunia itu dinilai memahami bahwa penonton memang perlu menanggung biaya perjalanan sendiri, tetapi bukan dalam bentuk lonjakan tarif transportasi yang terlalu tinggi.

Pilihan lain untuk menuju MetLife Stadium juga tidak murah. Tarif parkir di stadion itu dilaporkan mencapai 225 dolar AS, sehingga penggunaan kendaraan pribadi bukan alternatif ringan bagi penonton yang ingin datang langsung ke venue.

Masalah serupa di kota lain

Kenaikan ongkos menuju stadion ternyata tidak hanya terjadi di New Jersey. Di Boston, tarif kereta dilaporkan mencapai 80 dolar AS, sedangkan bus mencapai 95 dolar AS untuk menuju stadion.

Kondisi ini menunjukkan bahwa persoalan mobilitas penonton bisa meluas di beberapa kota tuan rumah. Bagi suporter, pengeluaran untuk transportasi dapat menjadi biaya besar yang muncul bahkan sebelum pertandingan dimulai.

Dengan situasi seperti itu, pengalaman menonton Piala Dunia 2026 tidak hanya ditentukan oleh harga tiket laga. Ongkos untuk mencapai stadion kini ikut menjadi bagian penting dari beban yang harus dipikirkan penonton saat merencanakan perjalanan ke pertandingan.

Berita Terbaru