Microsoft dikabarkan sedang menyiapkan pembaruan besar untuk lini Surface Laptop dan Surface Pro, dan perubahan yang paling menonjol ada pada penggunaan layar OLED. Untuk Surface Laptop generasi berikutnya, panel OLED disebut akan hadir pada model tertentu, sementara varian awal masih mempertahankan layar IPS sebagai opsi yang lebih terjangkau.
Jika laporan itu benar, Surface Laptop akan masuk ke fase baru yang lebih mengandalkan kualitas tampilan sebagai nilai jual utama. Langkah tersebut juga memperlihatkan arah Microsoft yang makin serius mendorong lini Surface ke kelas premium, meski konsekuensinya bisa terasa pada banderol harga.
Kabar dari Windows Central menyebut Microsoft ingin membawa OLED ke Surface Laptop untuk pertama kalinya. Di saat yang sama, perusahaan juga disebut tetap mempertahankan konfigurasi kelas bawah dengan panel IPS agar masih tersedia pilihan yang tidak terlalu mahal untuk pembeli.
Sejumlah model bahkan dilaporkan berpeluang mendapat resolusi layar yang lebih tinggi. Kombinasi ini membuat Surface Laptop berpotensi lebih menarik bagi pengguna yang mengutamakan visual, terutama karena OLED kerap dianggap cocok untuk perangkat tipis dengan fokus pada pengalaman layar yang lebih kuat.
Daya tarik OLED ada pada kontras yang lebih dalam dan tampilan yang lebih hidup. Karakter tersebut membuatnya pas untuk laptop premium, apalagi jika dipadukan dengan desain Surface yang selama ini dikenal bersih dan rapi.
Namun, peningkatan pada layar bukan satu-satunya perubahan yang sedang disiapkan. Microsoft juga disebut tengah menyiapkan chip baru untuk Surface Laptop dan Surface Pro, dengan peluncuran bertahap untuk varian Intel dan Snapdragon pada musim panas.
Untuk model Intel, nama yang muncul adalah Intel Core Ultra Series 3. Sementara itu, varian Snapdragon mengarah ke Snapdragon X2 series sebagai bagian dari pembaruan perangkat keras yang lebih luas.
Laporan yang sama juga menyebut adanya peningkatan pada haptics. Artinya, pembaruan yang disiapkan Microsoft tidak hanya berfokus pada spesifikasi inti, tetapi juga pada pengalaman penggunaan yang lebih terasa di tangan pengguna.
Di sisi lain, semua peningkatan itu membawa pertanyaan yang sulit dihindari, yaitu harga. Microsoft disebut baru saja menaikkan harga sejumlah PC Surface, dan pada beberapa model kenaikannya mencapai $500.
Dengan kondisi seperti itu, sulit membayangkan Surface Laptop baru tetap berada di rentang harga yang aman. Terlebih lagi, laporan menyebut konfigurasi awal akan dimulai dari 16GB RAM dan bisa meningkat hingga 64GB, yang menunjukkan bahwa perangkat ini memang diarahkan ke segmen atas.
Pilihan model yang lebih murah pun tampaknya makin sempit. Di pasar laptop premium, Microsoft juga harus berhadapan dengan kompetitor seperti Apple yang selama ini tetap kuat menjaga posisinya.
Bagi Surface, kehadiran OLED jelas terdengar seperti langkah yang banyak ditunggu. Tetapi jika harga bergerak terlalu jauh ke atas, daya tarik itu bisa berubah menjadi keistimewaan yang hanya bisa dijangkau sebagian pembeli.
Surface Laptop generasi baru pada akhirnya tampak sedang diarahkan menjadi perangkat yang lebih canggih, lebih kaya fitur, dan lebih premium daripada sebelumnya. Yang masih menjadi tanda tanya adalah apakah peningkatan itu akan cukup seimbang dengan harga yang kemungkinan ikut naik tajam.
