Swedia menutup pertandingan dengan kemenangan telak 5-1 atas Tunisia, dan momen paling menentukan datang dari Mattias Svanberg. Gelandang Wolfsburg itu mencetak gol hanya beberapa detik setelah masuk sebagai pemain pengganti pada debut Piala Dunia yang langsung memberi pengaruh besar.
Hasil tersebut membuat Swedia memulai fase grup dengan sangat meyakinkan. Tim asuhan Graham Potter kini memimpin klasemen sementara grup dan bersiap menghadapi Belanda pada laga berikutnya yang diprediksi menjadi ujian terbesar sejauh ini.
Swedia mengambil kendali sejak awal
Keunggulan Swedia hadir lebih dulu pada menit ketujuh melalui aksi indah Yasin Ayari. Gelandang Brighton itu memilih membela negara kelahirannya setelah didorong oleh sang ayah yang berasal dari Tunisia, dan ia tidak merayakan gol tersebut.
Tekanan berlanjut ketika Alexander Isak menggandakan keunggulan pada menit ke-30. Penyerang yang pernah memperkuat Borussia Dortmund itu memanfaatkan serangan balik rapi bersama Viktor Gyökeres dan mencatat gol pertamanya di turnamen besar.
Tunisia sempat menjaga asa sebelum turun minum lewat gol Omar Rekik. Bek lulusan akademi Hertha BSC itu menanduk umpan Hannibal Mejbri untuk memperkecil ketertinggalan dan memberi peluang bagi tim Afrika Utara tersebut.
Momen Svanberg menegaskan dominasi
Swedia kembali menjauh pada menit ke-60 saat Gyökeres menambah gol ketiga. Isak kembali berperan dengan mengirim umpan matang setelah Skhiri kehilangan bola di area berbahaya.
Puncak perhatian justru datang ketika Svanberg baru masuk dan langsung mencetak gol kurang dari 20 detik kemudian. Gol itu sempat ditinjau VAR cukup lama sebelum akhirnya disahkan, sementara Isak kembali mencatatkan assist.
Svanberg sendiri disebut tidak diperkirakan bertahan lama di klub yang terdegradasi karena kontraknya akan memasuki tahun terakhir. Namun di panggung internasional, ia memberi dampak instan saat kesempatan itu datang.
Kontribusi skuad dan situasi Tunisia
Selain Svanberg, Swedia juga mendapat kontribusi dari Alexander Bernhardsson yang tampil untuk Holstein Kiel sebelum digantikan Daniel Svensson pada masa tambahan waktu. Di menit-menit akhir, Ayari menutup kemenangan dengan gol kelima dan kali ini merayakannya.
Di kubu Tunisia, Ellyes Skhiri memimpin tim sebagai kapten dari lini tengah. Rani Khedira menjalani debut kompetitifnya, sementara Elias Saad juga turun sebagai starter sebelum Ismaël Gharbi masuk untuk sepuluh menit terakhir sebagai sesama pemain Augsburg.
Tunisia kini bersiap menghadapi Jepang pada laga berikutnya, dalam pengulangan pertemuan fase grup Piala Dunia 2002. Laga itu akan menjadi kesempatan untuk membalas kekalahan telak yang mereka alami di pertandingan pembuka ini.
Source: onefootball.com






