Tablet 1800p Tanpa dGPU Dari OneXPlayer Ini Langsung Masuk Kelas Harga Premium

Harga OneXPlayer Super V langsung membuat perangkat ini terasa seperti produk yang hanya menyasar pasar sangat sempit. Varian dengan Intel Core Ultra X7 358H, RAM 48 GB, dan penyimpanan 1 TB dibanderol $1,899.99, menempatkannya di kelas yang sama mahalnya dengan tablet gaming premium lain.

Meski begitu, yang paling menarik justru ada pada klaim performanya. OneXPlayer Super V dikabarkan bisa menjalankan game AAA di resolusi 1800p dengan tampilan yang mulus, padahal perangkat ini tidak memakai grafis diskret.

Keunggulan itu datang dari Intel Panther Lake yang dipakai di dalam perangkat ini. OneXPlayer Super V mengandalkan Intel Core Ultra X7 358H, dan pengujian yang dibahas ETA Prime menjadi sorotan karena menunjukkan kemampuan yang tidak biasa untuk sebuah tablet tanpa dGPU.

Performa gaming portabel yang jarang muncul

Pendekatan yang dibawa OneXPlayer Super V cukup berbeda dari banyak perangkat gaming portabel lain. Alih-alih bergantung pada kartu grafis terpisah, tablet ini mencoba mendorong performa tinggi langsung dari platform Intel Panther Lake.

Dalam skenario uji yang dibahas ETA Prime, hasilnya disebut cukup kuat untuk membuat game AAA berjalan halus pada 1800p. Salah satu judul yang ikut diuji adalah Forza Horizon 5, sehingga performa perangkat tidak hanya dilihat dari satu game saja.

Jika hasil seperti itu konsisten dalam pemakaian sehari-hari, OneXPlayer Super V bisa menjadi contoh bahwa tablet gaming mulai punya ruang lebih besar untuk tampil tanpa dGPU. Itu juga membuat perangkat ini menonjol di antara tablet portabel lain yang selama ini lebih sering mengandalkan solusi grafis diskret.

Masuk kelas premium yang sangat ketat

Walau performanya menarik, harga OneXPlayer Super V membuatnya langsung masuk ke wilayah yang sangat selektif. Banderol $1,899.99 untuk konfigurasi Core Ultra X7 358H, RAM 48 GB, dan SSD 1 TB menunjukkan bahwa perangkat ini bukan ditujukan untuk pasar umum.

Intel Panther Lake juga disebut memiliki harga tinggi karena yield yang rendah dan pasokan yang terbatas. Kondisi itu ikut menekan banderol perangkat yang memakai platform tersebut, termasuk OneXPlayer Super V.

Di titik ini, posisi produk jadi jelas: perangkat ini menjual kombinasi performa dan portabilitas, tetapi dengan konsekuensi harga yang sangat tinggi. Karena itu, daya tariknya lebih terasa sebagai demonstrasi kemampuan teknologi daripada pilihan massal.

Ada lawan langsung di harga yang sama

Menariknya, OneXPlayer Super V tidak sendirian di kelas harga tersebut. Asus ROG Flow Z13 hadir sebagai pembanding utama karena juga dijual seharga $1,899.99 di Amazon.

Bedanya, Flow Z13 memakai AMD Ryzen AI Max 390 Strix Halo APU dan RAM 32 GB. Artinya, pasar sekarang mendapat dua pendekatan berbeda untuk tablet gaming kelas atas, meski platform dan konfigurasi keduanya tidak sama.

Perbandingan ini membuat OneXPlayer Super V terlihat semakin unik. Satu sisi menawarkan Intel Panther Lake tanpa dGPU, sementara sisi lain membawa alternatif dari AMD dengan konfigurasi yang juga masuk ranah premium.

Sorotan utama tetap pada kombinasi yang tidak biasa

Dari hasil pengujian awal yang beredar, OneXPlayer Super V membawa sesuatu yang jarang ditemui di kelas tablet gaming. Perangkat ini tetap portabel, tidak memakai grafis diskret, tetapi masih berani mengejar game AAA di 1800p.

Itulah yang membuatnya mencuri perhatian, meski harga tinggi tetap menjadi penghalang besar bagi banyak calon pembeli. Di tengah pasar tablet gaming premium yang makin mahal, OneXPlayer Super V hadir sebagai bukti bahwa kelas perangkat tipis dan portabel juga mulai mengejar performa yang dulu lebih identik dengan mesin gaming yang lebih besar.

Source: www.notebookcheck.net

Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow UsGoogle NewsFlipboard
Berita Terkait
Berita Terbaru
Populer