Tarif penerbangan menuju Singapura berpeluang berada di kisaran Rp1,1 juta setelah harga bahan bakar pesawat disebut turun hingga 20 persen. Kondisi ini menjadi salah satu pendorong TransNusa untuk memperluas akses perjalanan dari Indonesia ke Negeri Singa.
Maskapai tersebut mengusulkan penambahan slot penerbangan ke Bandara Changi hingga lima kali sehari. Tingkat keterisian penumpang yang telah mencapai 80 persen memperlihatkan permintaan perjalanan pada rute ini tetap kuat.
Rencana Penguatan Konektivitas
TransNusa juga menyiapkan empat armada baru yang ditargetkan mulai beroperasi hingga akhir tahun. Tambahan pesawat itu diharapkan mendukung layanan penerbangan yang lebih kompetitif bagi wisatawan Indonesia.
Group CEO TransNusa Datuk Bernard Francis menyatakan harga tiket yang lebih bersaing dan penambahan slot dapat menjaga perjalanan ke Singapura tetap mudah diakses. Konektivitas tersebut penting karena Singapura menjadi salah satu tujuan utama pelancong Indonesia.
| Indikator | Data |
|---|---|
| Perkiraan tarif penerbangan | Rp1,1 juta |
| Penurunan harga bahan bakar pesawat | Hingga 20 persen |
| Tingkat keterisian penumpang | 80 persen |
| Usulan frekuensi penerbangan ke Changi | Hingga 5 kali sehari |
Indonesia Menjadi Pasar Utama
Sepanjang 2025, jumlah kunjungan wisatawan asal Indonesia ke Singapura mencapai 2,4 juta. Angka tersebut setara sekitar 14 persen dari seluruh kedatangan wisatawan mancanegara ke negara itu.
Indonesia kini tercatat sebagai pasar wisatawan internasional terbesar kedua bagi Singapura setelah China. Di kawasan Asia Tenggara, Indonesia menjadi pasar terbesar bagi sektor pariwisata Singapura.
Executive Director Southeast Asia Singapore Tourism Board, Terrence Voon, menyampaikan data tersebut dalam penandatanganan nota kesepahaman dengan TransNusa di Jakarta pada 21 Juli 2026. Posisi Indonesia menunjukkan bahwa minat perjalanan ke Singapura tetap tinggi setelah perubahan pola liburan pascapandemi.
Perjalanan Tidak Lagi Sekadar Wisata Kota
Wisatawan Indonesia kini semakin mencari agenda yang memberi pengalaman langsung selama berada di Singapura. Konser musik, pertandingan olahraga internasional, festival budaya, hingga kegiatan kebugaran menjadi alasan baru untuk melakukan perjalanan.
Menurut Voon, kecenderungan ini tidak hanya terlihat pada wisatawan Indonesia. “Kami melihat setelah pandemi, bukan hanya wisatawan Indonesia, tapi wisatawan di seluruh dunia lebih berfokus pada pengalaman dibanding sekadar melihat-lihat,” ujarnya.
Pengalaman yang dimaksud dapat berupa mengikuti kegiatan lari, menyaksikan pertunjukan musik, menghadiri acara budaya, atau berinteraksi dengan masyarakat setempat. Perubahan minat tersebut membuat kunjungan ke Singapura tidak lagi bertumpu pada destinasi ikonis semata.
Paket Penerbangan dan Kapal Pesiar
Singapore Tourism Board dan TransNusa menjalin kemitraan strategis selama satu tahun untuk menangkap potensi pasar tersebut. Kerja sama itu mencakup penawaran tarif penerbangan khusus serta promosi program perjalanan gabungan penerbangan dan kapal pesiar.
Wisatawan dapat berangkat dari Jakarta atau Denpasar menuju Singapura, kemudian melanjutkan perjalanan dengan kapal pesiar. Salah satu pilihan yang diperkenalkan ialah Disney Adventure by Disney Cruise Line dengan paket tiga dan empat malam.
Bernard menyebut paket itu ditujukan bagi keluarga dan tamu dari berbagai kelompok usia. Fasilitas yang ditawarkan mencakup kabin luas, taman seluncur air, pertunjukan kelas dunia, serta pilihan restoran khusus di atas kapal.
Dengan rencana peningkatan frekuensi penerbangan, wisatawan memiliki peluang lebih besar menyusun perjalanan untuk menghadiri konser, festival, olahraga, atau berlayar dari Singapura. Akses udara yang terjangkau menjadi bagian penting dalam menjaga minat pasar Indonesia terhadap destinasi tersebut.
