Bagi pengguna yang memprioritaskan fotografi zoom, Xperia 1 VIII langsung menawarkan lompatan yang paling terasa. Sony mengganti pendekatan lensa telefoto variabel milik Xperia 1 VII dengan periscope telefoto 48 MP berukuran sensor 1/1,56 inci yang jauh lebih besar, sehingga hasil zoom ditujukan lebih bersih, lebih stabil, dan lebih mudah dipakai oleh pengguna umum.
Perubahan ini membuat Xperia 1 VIII tidak lagi bergantung pada lensa bergerak seperti Xperia 1 VII. Pada model lama, telefoto fisik itu punya karakter unik karena bisa melakukan zoom optik kontinu 3,5x hingga 7,1x, atau setara 85 mm sampai 170 mm, tetapi sensor 1/3,5 inci membawa kompromi pada hasil dalam kondisi tertentu.
Sony juga menambahkan RAW multi-frame processing pada Xperia 1 VIII. Di sisi lain, hadir AI Camera Assistant yang memberi saran lensa, tone, dan efek depth sesuai adegan, sehingga proses memotret terasa lebih praktis dibandingkan pendekatan manual yang lebih identik dengan Xperia 1 VII.
Performa ikut naik, terutama untuk beban berat
Di dapur pacu, Xperia 1 VIII memakai Snapdragon 8 Elite Gen 5 dengan GPU Adreno 840. Xperia 1 VII masih mengandalkan Snapdragon 8 Elite dengan GPU Adreno 830, sehingga model baru membawa ruang tenaga yang lebih besar untuk game berat dan pemakaian panjang.
Perbedaan itu juga tercermin di konfigurasi memorinya. Xperia 1 VIII tersedia dengan RAM 12 GB dan 16 GB, serta opsi penyimpanan 256 GB, 512 GB, hingga 1 TB.
Data Nanoreview mencatat Xperia 1 VIII meraih skor AnTuTu sekitar 3.842.882. Angka itu sekitar 14 persen lebih tinggi daripada Xperia 1 VII yang berada di kisaran 2.994.112.
Di Geekbench, Xperia 1 VIII disebut mencetak sekitar 3.522 untuk single-core dan 9.923 untuk multi-core. Peningkatan ini lebih terasa saat dipakai gaming berat, sementara Xperia 1 VII masih tetap responsif untuk multitasking, konsumsi media, dan penggunaan harian yang tidak terlalu berat.
Layar mirip, bodi dan proteksi sedikit bergeser
Kedua ponsel masih memakai panel LTPO AMOLED 6,5 inci dengan refresh rate 120Hz dan resolusi 1080 x 2340. Karakter layarnya juga tetap sama, dengan fokus pada akurasi warna untuk media dan kebutuhan kreator.
Kecerahan menjadi salah satu pembeda kecil di area ini. Xperia 1 VIII mencapai puncak 1.510 nits dalam mode otomatis, sedangkan Xperia 1 VII berada di 1.475 nits.
Secara fisik, Xperia 1 VII sedikit lebih ringan dan tipis dengan bobot 197 gram serta ketebalan 8,2 mm. Xperia 1 VIII berbobot 200 gram dan tebal 8,3 mm karena membawa modul kamera internal yang ditingkatkan.
Keduanya tetap mempertahankan material premium. Sony masih menggunakan Gorilla Glass Victus 2 di bagian depan, kaca belakang bertekstur, dan frame aluminium dengan sentuhan taktil.
Perlindungan bodi menjadi area lain yang berubah. Xperia 1 VIII mengantongi sertifikasi IP68 dan IP69, sedangkan Xperia 1 VII hadir dengan IP65 dan IP68.
Daya tahan serupa, efisiensi yang membedakan
Kapasitas baterai kedua perangkat sama-sama 5.000 mAh. Dukungan pengisian juga tidak berubah, yaitu 30W wired charging, 15W wireless charging, dan reverse wireless charging.
Karena spesifikasi baterai dan pengisian tetap serupa, peningkatan daya tahan lebih banyak berasal dari efisiensi sistem. Xperia 1 VIII disebut memberi endurance yang lebih baik berkat chipset yang lebih hemat, panel LTPO yang lebih optimal, dan struktur pendingin yang ditingkatkan.
Penyempurnaan itu bukan hanya membantu stabilitas performa, tetapi juga mengontrol panas saat pengisian dan beban kerja berat. Hasilnya, model baru terasa lebih siap untuk penggunaan intensif dalam jangka lebih lama.
Kedua ponsel kini sama-sama menjalankan Android 16. Artinya, alasan upgrade tidak datang dari versi software dasar, melainkan dari kamera, performa, dan ketahanan bodi yang lebih matang di Xperia 1 VIII.
Source: tech.sportskeeda.com






