Nyeri Dada Kiri Jadi Tanda Terakhir Temon, Keluarga Sempat Mengira Masih Bisa Ditangani

Author: Redaksi Android62

Temon dinyatakan meninggal dunia pada Minggu (12/7/2026) sekitar pukul 08.42 WIB setelah sempat mengeluh nyeri hebat di dada kiri yang membuatnya menangis. Kabar duka itu datang tak lama setelah keluarga membawa komedian tersebut ke Rumah Sakit Mampang, Jakarta Selatan.

Menurut keterangan keluarga, Temon sempat mendapat penanganan medis di rumah sakit, namun kondisinya terus menurun. Pihak keluarga bahkan sempat berharap keadaan itu masih bisa diatasi, sampai akhirnya mendapat kabar bahwa jantungnya tidak lagi berdetak.

Masih Bercanda Sebelum Keluhan Muncul

Adik mendiang, Jonathan, mengatakan pagi itu Temon masih terlihat sehat dan bercengkerama dengan keluarga. Suasana di rumah disebut normal, bahkan ia masih sempat tertawa saat berbincang dengan orang-orang terdekatnya.

“Masih ngobrol sama kita-kita, keluarga. Masih ketawa-ketawa. Terus tiba-tiba jam tujuh gitu ya, dada kirinya sakit banget sampai dia nangis,” kata Jonathan saat ditemui di rumah duka di GPIB Effatha, Melawai, Jakarta Selatan, Minggu.

Keluhan itu muncul sekitar pukul 07.00 WIB. Keluarga yang melihat kondisi Temon panik, sementara kakak perempuannya ikut menangis sebelum mereka memutuskan segera membawanya ke fasilitas kesehatan terdekat.

Waktu Peristiwa Keterangan
Pagi hari Bercengkerama dengan keluarga Temon masih tertawa dan berbincang seperti biasa
Sekitar 07.00 WIB Nyeri dada kiri muncul Sakit sangat hebat sampai Temon menangis
Setelah itu Dibawa ke rumah sakit Keluarga membawa Temon ke Rumah Sakit Mampang
Pukul 08.42 WIB Temon meninggal dunia Berusia 59 tahun

Diduga Serangan Jantung

Rumah keluarga yang dekat dengan kawasan Mampang membuat proses evakuasi berlangsung cepat. Jonathan menuturkan, dokter sempat melakukan tindakan dengan memompa jantung dan memberikan oksigen, tetapi nyawa Temon tetap tidak tertolong.

Menurut keterangan rumah sakit yang diterima keluarga, penyebab kematian Temon adalah serangan jantung. Jonathan menyebut kondisi jantung kakaknya terus menurun hingga akhirnya berhenti berdetak.

“Serangan jantung,” ujar Jonathan.

Ia juga mengatakan keluarga sempat menerima telepon dari istri Temon sebelum kondisi sang komedian disebut drop lebih cepat dari yang mereka bayangkan. Harapan agar keadaan itu masih bisa ditangani pun pupus dalam waktu singkat.

“Pas kita dapat telepon dari istrinya dibilang, ‘Temon…’. Kita pikir serangan jantung masih oke lah, masih bisa diobatin. Eh ternyata tiba-tiba drop jantungnya,” tutur Jonathan.

Jonathan menambahkan, “Katanya sama dokter dipompa, dikasih oksigen. Enggak berapa lama meninggal… jantungnya sudah enggak berdetak lagi.”

Kabar duka itu meninggalkan duka mendalam bagi keluarga yang hanya beberapa jam sebelumnya masih melihat Temon bercanda dan tertawa bersama mereka. Dari pagi yang berjalan biasa, kondisinya berubah drastis hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia di usia 59 tahun.

Source: entertainment.kompas.com
Berita Terbaru