Dari Terapi hingga Barista, Jalan Inklusif Anak Down Syndrome Menuju Mandiri

Author: Redaksi Android62

Program di Bandung itu menempatkan terapi, pelatihan keterampilan, dan pengalaman kerja sebagai satu rangkaian untuk membantu anak dengan down syndrome tumbuh lebih mandiri. Melalui kerja sama PT Lautan Luas Tbk dan POTADS Bandung, jalur yang dibuka tidak berhenti pada penguatan dasar, tetapi juga mengarah ke kesiapan masuk dunia kerja.

Pendekatan tersebut dinilai penting karena kemandirian tidak muncul dalam satu tahap singkat. Anak-anak perlu ruang belajar yang teratur, pendampingan yang konsisten, dan kesempatan berlatih dalam lingkungan yang inklusif agar kemampuan mereka berkembang secara bertahap.

Pelatihan dasar dimulai dari hidroponik

Salah satu langkah awal yang dijalankan adalah Pelatihan Hidroponik pada 20 Juni 2026. Sebanyak 20 anak down syndrome mengikuti kegiatan ini untuk belajar menanam dan merawat tanaman secara langsung.

Selama pelatihan, enam fasilitator dari Lautan Luas Bandung mendampingi para peserta. Mereka belajar mengikuti instruksi, mengoordinasikan gerakan tangan, dan menjalankan tanggung jawab kecil yang berguna bagi perkembangan kognitif serta kehidupan sehari-hari.

Kegiatan Jumlah Peserta Pendamping Keterangan
Pelatihan Hidroponik 20 anak 6 fasilitator Belajar menanam dan merawat tanaman
Barista Inklusif 6 anak Tidak disebutkan Pelatihan kerja di kedai kopi
Terapi gratis 40 anak Tidak disebutkan Wicara dan fisioterapi

Terapi gratis untuk 40 anak

Selain pelatihan keterampilan, kebutuhan terapi juga disiapkan sebagai bagian dari dukungan tumbuh kembang. Melalui program Lautan Luas PETA atau Pelatihan Edukasi Terapi Anak, layanan itu diberikan mulai Juli 2026 selama satu tahun penuh.

Program tersebut menyediakan terapi gratis bagi 40 anak. Dari jumlah itu, 20 anak mengikuti terapi wicara untuk membantu kemampuan berkomunikasi, sedangkan 20 anak lainnya menjalani fisioterapi untuk mendukung kekuatan fisik dan perkembangan mereka.

Eurike Hadijaya, Head of Investor Relations, Corporate Communications & ESG PT Lautan Luas Tbk, menyebut dukungan terhadap potensi anak sebagai hal yang penting. “Kami percaya bahwa setiap anak memiliki potensi unik yang patut didukung,” ujarnya.

Pelatihan kerja disiapkan lewat barista inklusif

Tahap berikutnya diarahkan pada kesiapan kerja yang lebih aplikatif. Program Pelatihan Barista Inklusif menyiapkan enam anak down syndrome untuk mengenal dunia kerja secara langsung melalui pelatihan intensif selama tiga bulan.

Para peserta tidak hanya belajar meracik kopi, tetapi juga memahami dasar operasional kedai kopi. Setelah pelatihan selesai, mereka akan menjalani magang di beberapa coffee shop rekanan POTADS Bandung sebagai pengalaman nyata sekaligus peluang rekrutmen bagi yang mampu beradaptasi dengan baik.

Dukungan keluarga dan ruang yang lebih setara

Bagi keluarga, rangkaian program ini memberi harapan karena kebutuhan anak dijawab secara lebih utuh. Rina Niawati, Pengawas POTADS Bandung, menyampaikan apresiasi atas inisiatif yang mencakup terapi hingga pelatihan kerja bagi anak-anak.

“Mulai dari terapi hingga pelatihan kerja, anak-anak mendapatkan kesempatan untuk belajar dan membangun kepercayaan diri,” kata Rina. Ia berharap langkah ini membuka lebih banyak peluang bagi mereka untuk tumbuh mandiri dan ikut berpartisipasi aktif di masyarakat.

PT Lautan Luas Tbk juga menempatkan program ini sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan melalui semangat Bettering Your World. Pendekatan yang menggabungkan terapi, pelatihan, dan magang menunjukkan bahwa kemandirian bisa dibangun lewat proses berlapis, selama ruang belajar, ruang terapi, dan ruang kerja sama-sama dibuat inklusif.

Source: www.suara.com
Berita Terbaru