Bandara Internasional Soekarno-Hatta menyiapkan pengamanan berlapis dan pengaturan alur khusus di Terminal 2F saat Presiden Prabowo Subianto melepas keberangkatan jemaah haji. Pengaturan ini dibuat agar agenda kenegaraan tetap berjalan tertib tanpa mengganggu layanan penerbangan yang berlangsung normal.
Fokus utama berada pada kelancaran arus jemaah di area terminal. Dengan pola pergerakan yang diatur khusus, bandara ingin memastikan jemaah haji dapat bergerak lebih nyaman, sementara penumpang lain tetap memperoleh pelayanan seperti biasa.
Asisten Deputy Communication and Legal Bandara Soekarno-Hatta, Yudis Tiawan, menyebut sejumlah persiapan telah disiapkan menjelang agenda tersebut. Persiapan itu meliputi operasional bandara, pelayanan jemaah, serta pengamanan selama acara berlangsung.
Koordinasi antarinstansi juga diperkuat untuk menjaga rangkaian kegiatan tetap tertib. Langkah ini diperlukan karena kegiatan pelepasan jemaah haji melibatkan kepala negara dan berlangsung di tengah aktivitas bandara yang tetap padat.
Agenda pelepasan dijadwalkan berlangsung pada Rabu siang sekitar pukul 14.00 WIB. Kehadiran Presiden dalam prosesi tersebut menjadi perhatian khusus di area bandara karena menyangkut kegiatan resmi sekaligus pelayanan publik.
Terminal 2F dipilih sebagai titik pengaturan alur keberangkatan jemaah haji. Pemisahan arus ini penting agar proses keberangkatan tidak bercampur dengan aktivitas penerbangan reguler dan tetap terorganisasi sejak awal.
Di sisi pengamanan, bandara menyiapkan langkah yang mencakup titik kegiatan utama hingga pergerakan jemaah di lingkungan bandara. Pengamanan seperti ini dibutuhkan untuk mendukung kelancaran acara tanpa menimbulkan hambatan bagi pengguna jasa lainnya.
Kondisi tertib di terminal juga menjadi perhatian agar pelayanan publik tetap terjaga selama acara berlangsung. Dengan pengaturan yang sudah disiapkan, bandara berharap pelepasan jemaah haji dapat berjalan aman, lancar, dan nyaman sampai seluruh rangkaian selesai.
Source: www.beritasatu.com






