Tiga Korban Erupsi Dukono Akhirnya Ditemukan, ERT NHM Ikut Menuntaskan Evakuasi di Lereng Gunung

Author: Redaksi Android62

Seluruh korban erupsi Gunung Dukono akhirnya berhasil ditemukan dan dievakuasi setelah operasi pencarian di lereng gunung itu tuntas dilakukan. Proses ini menandai berakhirnya fase paling krusial dalam penanganan darurat pascaerupsi yang menyisakan duka bagi keluarga terdampak.

Keberhasilan itu dicapai lewat kerja bersama tim SAR gabungan di Halmahera Utara, Maluku Utara. Emergency Response Team atau ERT PT Nusa Halmahera Minerals ikut turun dalam pencarian bersama TNI, Polri, Basarnas, BPBD Halmahera Utara, MAPALA, relawan, dan warga setempat.

Pencarian dilakukan di medan yang sulit dijangkau dan berlangsung dalam kondisi cuaca yang tidak mendukung. Dalam situasi seperti itu, tim tetap bergerak dengan satu tujuan, yakni memastikan tidak ada korban yang tertinggal di area terdampak.

Tim Rescue NHM yang dipimpin Zakaria Barham bersama Aristo Elly dan Fans Daniel Ambeua ikut turun langsung ke lereng Gunung Dukono. Mereka bekerja dalam koordinasi yang sama untuk mempercepat penelusuran lokasi korban dan penanganan di lapangan.

Di lokasi kejadian, tim gabungan menjalankan beberapa tugas sekaligus. Pekerjaan itu mencakup pemetaan area terdampak, penyisiran wilayah, pelacakan lokasi korban, pemberian pertolongan pertama, hingga evakuasi ke titik aman.

Zakaria Barham menyebut tim terus bergerak bersama SAR gabungan meski menghadapi banyak keterbatasan di lapangan. Ia menegaskan bahwa seluruh upaya dilakukan dengan tetap memperhatikan keselamatan petugas selama operasi berlangsung.

“Di tengah medan yang ganas dan cuaca yang tak bersahabat, bersama Tim SAR gabungan kami terus bergerak dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan,” ujar Zakaria dalam keterangan tertulis, Selasa, 12 Mei 2026.

Hasil pencarian muncul bertahap selama dua hari operasi. Korban pertama, Engel Krishela Pradita, dievakuasi pada 9 Mei 2026 dalam kondisi meninggal dunia.

Sehari setelah itu, dua korban terakhir juga berhasil ditemukan dalam kondisi yang sama. Dengan begitu, seluruh orang yang sebelumnya dinyatakan hilang akibat erupsi Gunung Dukono telah dipindahkan ke pos penanganan darurat.

Keterlibatan NHM menjadi bagian dari respons kemanusiaan di sekitar wilayah operasional perusahaan. Bersama aparat, relawan, dan warga, tim perusahaan membantu mempercepat proses penanganan korban di tengah situasi darurat tersebut.

Operasi ini menutup tahap paling kritis dari upaya penyelamatan di lereng Dukono. Setelah seluruh korban berhasil dievakuasi, perhatian berikutnya tetap tertuju pada penanganan darurat di wilayah terdampak.

Source: www.medcom.id
Berita Terbaru