Samsung Electronics Indonesia kini menghadirkan tiga monitor premium dengan arah penggunaan yang sangat berbeda. Kehadiran Odyssey OLED G8, Odyssey OLED G7, dan ViewFinity S8 membuat pilihan pengguna jadi lebih spesifik, apakah mencari kecepatan untuk gim, fleksibilitas untuk kompetisi, atau ruang kerja untuk produktivitas berat.
Langkah ini juga memperlihatkan fokus Samsung pada layar yang tidak hanya cepat, tetapi tetap menjaga akurasi warna dan kenyamanan mata. Di tengah kebutuhan pengguna yang sering berpindah antara bermain gim, mengolah konten, dan bekerja multitasking, tiga model ini hadir untuk mengisi kebutuhan yang tidak sama.
Pilihan berbeda untuk tiga kebutuhan utama
Dari ketiganya, Odyssey OLED G8 diposisikan sebagai model paling tinggi untuk gamer yang mengejar performa puncak. Sementara itu, Odyssey OLED G7 menawarkan pendekatan yang lebih luwes lewat dua mode penggunaan, dan ViewFinity S8 menyasar kalangan profesional yang butuh layar besar dan fitur kerja lengkap.
Samsung membedakan ketiganya bukan hanya dari ukuran atau desain, tetapi juga dari fungsi utama. Hasilnya, pengguna bisa memilih monitor yang paling sesuai dengan pola pakai harian tanpa harus memaksakan satu perangkat untuk semua kebutuhan.
Odyssey OLED G8 untuk kecepatan dan presisi
Odyssey OLED G8 atau G80SH membawa panel OLED dan Quantum Dot untuk menampilkan kontras tajam serta warna hitam yang lebih pekat. Monitor ini juga mendukung kecerahan puncak hingga 1.000 nits melalui standar VESA Display HDR True Black 500.
Untuk urusan warna, Samsung membekalinya dengan sertifikasi Pantone Validated. Klaimnya, perangkat ini mampu menghadirkan akurasi lebih dari 2.100 warna dan 110+ warna kulit, sehingga bukan hanya kencang, tetapi juga presisi dalam menampilkan visual.
Di sisi performa, G8 mengandalkan refresh rate 240Hz dan waktu respons 0,03ms GtG. Samsung juga menambahkan AMD FreeSync Premium Pro agar tampilan tetap mulus saat permainan berlangsung cepat dan minim gangguan seperti tearing atau stuttering.
Fitur pelengkap yang membuat G8 lebih aman dipakai lama
Samsung memberi perhatian pada kenyamanan penggunaan jangka panjang lewat Glare Free Technology. Teknologi ini diklaim mampu mengurangi pantulan cahaya hingga 54% dibanding lapisan anti-refleksi biasa.
Ada juga OLED Safeguard+ dengan sistem pendingin dinamis untuk membantu mencegah burn-in. Dari sisi konektivitas, monitor ini memakai DisplayPort 2.1 dengan bandwidth hingga 80Gbps, sementara port USB-C-nya dapat menyalurkan daya hingga 98W.
Penyangga monitor pun bisa diatur pada kemiringan dan ketinggian. Kombinasi fitur itu membuat G8 tetap relevan untuk gamer yang menginginkan perangkat cepat, nyaman, dan praktis.
Odyssey OLED G7 menaruh fokus pada dua gaya bermain
Berbeda dari G8, Odyssey OLED G7 atau G73SH dibuat untuk pengguna yang ingin lebih leluasa memilih mode bermain. Fitur Dual Mode menjadi daya tarik utamanya karena memungkinkan perpindahan antara resolusi dan laju penyegaran sesuai kebutuhan gim.
Dalam Mode Visual, monitor ini berjalan pada 4K UHD 165Hz. Mode tersebut lebih cocok untuk gim petualangan atau RPG yang menonjolkan detail dan kualitas tampilan.
Jika kebutuhan bergeser ke permainan yang lebih kompetitif, Mode Kompetitif menurunkan resolusi ke Full HD tetapi menaikkan refresh rate hingga 330Hz. Mode ini dirancang untuk gim FPS yang menuntut refleks cepat dan respons instan.
G7 tetap mempertahankan waktu respons 0,03ms, HDR10+ Gaming, sertifikasi Pantone Validated, dan AMD FreeSync Premium Pro. Dengan susunan itu, Samsung berusaha menjaga keseimbangan antara kualitas visual dan performa agresif.
ViewFinity S8 untuk kerja kreatif dan multitasking
Di luar lini Odyssey, ViewFinity S8 atau S85TH tampil sebagai opsi untuk pembuat konten dan pekerja profesional. Samsung menargetkannya untuk desainer grafis, editor video, dan pengguna yang sering berurusan dengan multitasking berat.
Layar lengkung 40 inci dengan resolusi WUHD menjadi salah satu nilai utama monitor ini. Panel tersebut juga mendukung refresh rate 144Hz, sehingga ruang kerja multi-window terasa lebih lapang dan nyaman digunakan.
Untuk warna, ViewFinity S8 menawarkan cakupan DCI-P3 hingga 98% dan sRGB 99-100%. Spesifikasi ini ditujukan agar hasil kerja tetap konsisten dari proses penyuntingan sampai output akhir.
Samsung juga menyematkan KVM Switch serta fitur PIP/PBP untuk mengatur beberapa sumber PC dalam satu layar. Ada pula Intelligent Eye Care yang membantu menjaga kenyamanan mata saat bekerja lama.
Konektivitas kerja yang lebih lengkap
ViewFinity S8 dibekali Thunderbolt 5 dengan kecepatan transfer data hingga 80Gbps. Melalui satu kabel, monitor ini juga bisa menyalurkan daya hingga 140W ke laptop workstation.
Kombinasi konektivitas itu memperkuat posisinya sebagai monitor kerja yang siap mendukung alur produksi modern. Dengan tiga model ini, Samsung membawa pendekatan yang jelas: G8 untuk performa gaming premium, G7 untuk fleksibilitas bermain, dan S8 untuk produktivitas profesional.
